Pilgub Sumsel 2024

Pilgub Sumsel 2024: Profil Cik Ujang Bupati Lahat Berdedikasi Berperan Penting dalam Politik Sumsel

Jelang Debat Pamungkas PIlgub Sumsel 2024, tim pemenangan paslon nomor urut 1 HDCU (Herman Deru-Cik Ujang) merilis profil H Cik Ujang SH.

Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Abdul Hafiz Sripo
@kpusumsel
Tiga pasangan calon, yakni paslon nomor urut 1 Herman Deru-Cik Ujang; paslon nomor urut 2 Eddy Santana Putra-Riezky Aprilia; dan paslon nomor urut 3 Mawardi Yahya-R.A Anita Noeringhati akan menjalani Debat ketiga Pilgub Sumsel 2024 di Hotel Aryaduta Palembang, Kamis (21/11/2024) malam. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Jelang Debat Pamungkas PIlgub Sumsel 2024 yang akan digelar KPU di Hotel Aryaduta Palembang, Kamis (21/11/2024), tim pemenangan paslon nomor urut 1 HDCU (Herman Deru-Cik Ujang) merilis profil H Cik Ujang SH.

H Cik Ujang merupakan pasangannya Calon Gubernur Sumsel nomor urut 1 H Herman Deru SH MM. Mantan bupati Lahat ini merupakan satu-satunya Cawagub Sumsel dari sosok lagi-laki.

Sementara dua Cawagub Sumsel lainnya merupakan sosok wanita alias srikandi. 

Profil Cik Ujang digambarkan merupakan mantan bupati Lahat yang berdedikasi dan berperan penting dalam politik Sumatera Selatan.

H Cik Ujang, S.H dilahirkan di Lebak Budi, Merapi (Lahat) 2 Mei 1968, adalah seorang politisi dan pemimpin yang telah banyak memberikan kontribusi untuk kemajuan Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan. 

Sebagai Bupati Lahat periode 2018–2023, Cik Ujang telah menunjukkan komitmen yang kuat dalam menjalankan roda pemerintahan yang berfokus pada kesejahteraan rakyat. 

Selain itu, perjalanan karier politiknya yang panjang menjadikannya sosok yang sangat dikenal di dunia politik Sumatera Selatan.

Cik Ujang, yang merupakan anak dari Bapak H. Menawi dan Ibu Hj. Ciknap, lahir dan dibesarkan di Kabupaten Lahat. Ia memulai pendidikan dasarnya di SD Negeri 12 Ulak Pandan, Lahat, dan melanjutkan ke SMP N 5 Lahat. 

Setelah menyelesaikan pendidikan menengah di SMA N 2 Lahat, Cik Ujang melanjutkan pendidikannya ke Universitas Sjakhyakirti Palembang, di mana ia meraih gelar Sarjana Hukum (S.H.) pada tahun 2013.

Perjalanan politik Cik Ujang dimulai pada tahun 2001 ketika ia bergabung dengan Partai Demokrat. Ia menjabat sebagai Ketua PAC Partai Demokrat Kabupaten Lahat hingga 2006. 

Kemudian, Cik Ujang memegang berbagai posisi penting di partai tersebut, mulai dari Bendahara DPC Partai Demokrat Kabupaten Lahat hingga Sekretaris MPC Partai Demokrat Kabupaten Lahat pada periode 2011–2017.

Cik Ujang kemudian mengemban amanah yang lebih besar dengan menjabat sebagai Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Lahat dari 2017 hingga 2021. 

Pada 2021, ia terpilih sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Sumatera Selatan untuk periode 2021–2026, menandakan pengaruhnya yang semakin besar di dunia politik regional.

Pada 9 Desember 2018, Cik Ujang dilantik sebagai Bupati Lahat oleh rekan sealmamaternya, Herman Deru, yang saat itu menjabat sebagai Gubernur Sumatera Selatan. 

Sebagai Bupati, Cik Ujang berfokus pada pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan publik, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. 

Ia juga berkomitmen untuk menjaga keberlanjutan pembangunan yang berkelanjutan, serta memperhatikan sektor-sektor penting seperti pendidikan, kesehatan, dan pertanian.

Cik Ujang menikah dengan Lidyawati, S.Hut, dan dikaruniai tiga orang anak. yaitu Khanza Uly Anggraini, M. Gathan Raka Al Tsaqif, dan Aurel Bara Ghania.

Kehidupan keluarganya yang harmonis juga mencerminkan nilai-nilai yang ia terapkan dalam kepemimpinan, di mana kekeluargaan, tanggung jawab, dan kasih sayang menjadi dasar bagi setiap keputusan yang diambil.

Sebagai Bupati Lahat dan tokoh politik senior, Cik Ujang memiliki visi yang jelas untuk memajukan Kabupaten Lahat melalui pembangunan yang terencana dan berkelanjutan. 

Dengan pengalaman panjang dalam dunia politik dan kepemimpinan, Cik Ujang terus berkomitmen untuk mengabdikan dirinya demi kemajuan masyarakat Sumatera Selatan.

KPU Provinsi Sumatera Selatan menggelar debat publik ketiga antar pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) pada Pilkada serentak tahun 2024. Ada enam tema yang akan dibahas dalam debat tersebut.

Debat ini akan diikuti oleh tiga pasangan calon, yakni paslon nomor urut 1 Herman Deru-Cik Ujang; paslon nomor urut 2 Eddy Santana Putra-Riezky Aprilia; dan paslon nomor urut 3 Mawardi Yahya-R.A Anita Noeringhati.

Paslon nomor urut 1 H Herman Deru SH MM dan H Cik Ujang SH (HDCU) pada Debat Kandidat Sesi 2 Pilgub Sumsel 2024 di Hotol Novotel Palembang.
Paslon nomor urut 1 H Herman Deru SH MM dan H Cik Ujang SH (HDCU) pada Debat Kandidat Sesi 2 Pilgub Sumsel 2024 di Hotol Novotel Palembang. (sripoku.com/syahrul hidayat)

Baca juga: Terancam Degradasi Pegadaian Liga 2 2024/25, Sriwijaya FC Siapkan Langkah Perbaiki Kondisi Tim

Debat ketiga tersebut di Hotel Aryaduta Palembang mulai Pukul 19.00 WIB , Kamis (21/11/2024). Adapun enam tema dalam debat ketiga ini adalah:

1. Meningkatkan kesejahteraan Masyarakat dengan sub tema:
A. Hilirisasi produk, komoditas, jasa, usaha unggulan daerah;
B. Transformasi ekonomi dalam memperkuat industri kreatif dan pariwisata;

2. Memajukan daerah dengan sub tema:
A. Iklim investasi daerah yang kondusif dan berdaya saing;
B. Peningkatan daya saing SDM tenaga kerja local;

3. Meningkatkan pelayanan kepada Masyarakat dengan sub tema:
A. Optimalisasi layanan pendidikan dan kesehatan;
B. Reformasi birokrasi untuk layanan yang berkualitas dan merata;

4. Menyelesaikan persoalan daerah dengan sub tema:
A. Penurunan tingkat pengangguran dengan penciptaan lapangan kerja baru;
B. Mitigasi bencana dan kerusakan lingkungan akibat eksploitasi sumber daya alam;

5. Menyelesaikan persoalan daerah dengan sub tema:
A. Penurunan tingkat pengangguran dengan penciptaan lapangan kerja baru;
B. Mitigasi bencana dan kerusakan lingkungan akibat eksploitasi sumber daya alam;

6. Menyerasikan pelaksanaan pembangunan daerah kabupaten/kota dan provinsi dengan nasional dengan sub tema:
A. Kawasan kumuh dan pemukiman layak huni;
B. Peningkatan sarana dan prasarana pelabuhan, kereta api, bandar udara dan jalan raya.

 

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved