Mata lokal Desa

Kampung Kreatif Produsen Pempek di Tanggo Rajo Kelurahan 7 Ulu Kota Palembang, Enak dan Murah

Kampung Kreatif Pempek Tanggo Rajo Cindo Kelurahan 7 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Palembang menawarkan berbagai jenis pempek dengan harga murah.

Penulis: syahrul hidayat | Editor: tarso romli
sripoku.com/syahrul hidayat
Para pembeli pempek di kampung pempek Tanggo Rajo 7 Ulu Kota Palembang antre menunggu pesanan pempeknya selesai dimasak. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Ingin merasakan makan pempek murah meriah dan lezat? Datanglah ke Kampung Kreatif Pempek Tanggo Rajo Cindo Kelurahan 7 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Palembang.

Kampung ini berada  di tepi Sungai Musi, tidak jauh dari Jembatan Ampera, yang merupakan salah satu kampung sentra pembuatan pempek Palembang yang murah-meriah.

Akses jalan pun mudah ditempuh. Bisa lewat jalur sungai bisa juga lewat darat. Dari darat lewat bawah Jembatan Ampera belok kiri menuju Plaza 7 Ulu Kampung Kapitan.

Murahnya harga pempek gurih dan lezat ini nyata dan tidak hoaks. Sejumlah pembeli sudah banyak membuktikannya.

Gita, seorang ibu dari Kota Baturaja contohnya, sengaja datang hanya untuk beli aneka pempek di kawasan ini.

"Bener-bener lezat, nikmat dan gurih. Satu lagi murah. Hanya 1000 rupiah satu biji, luar biasa murah di masa sekarang ini, cuman satu kami sedikit kewalahan kesini lewat google map berliku di guide-nya," ungkapnya ketika ditemui di lokasi.

Sedangkan Fira, warga Pakjo mengatakan sering beli pempek di sini, selain murah rasanya enak betul (endul).

Aminah (55) salah satu perajin pempek Minah atau produsen pempek Kampung Kreatif Pempek Tanggo Rajo Cindo, mitra binaan Bank SumselBabel Syahriah ini mengungkapkan harga pempek memang Rp 1.000, per biji dan bukan hoaks.

"Alhamdulillah kalau 1000 kita untung kenapa harus kita naikan Rp 1.500," ujar Minah  sambil menyapa wartawan yang baru tiba di lokasi Kampung Kreatif Pempek Tanggo Rajo 7 Ulu, Sabtu (9/11/2024).

"Jika produksi hanya 10 kilo atau 20 kilo memang sangat terasa berat harga Rp 1000 itu," tambahnya.

Dijelaskan Aminah,  di Kampung Kreatif Pempek Tanggo Rajo Cindo, sepanjang lorong kawasan tujuh Ulu, tepatnya di tepi Sungai Musi, warganya memproduksi beragam pempek dan kue khas Palembang.

"Kampung Tanggo Rajo sejak dulu terkenal dengan pempek rantangan. Dalam waktu 30 tahun dari 3 generasi turun temurun membuat pempek sehingga menjadi warisan budaya. Usaha ini telah diwariskan dari nenek moyang dan sekarang kami generasi berikutnya, melanjutkan," jelasnya.

"Kami tahun 2020, masa Covid 19 mewabah tetap eksis dan meraih prestasi sebagai Kampung Kreatif. Ini membuat kami bertambah semangat lagi untuk tetap eksis dan berhasil," ujar ibu yang disapa Umi ini lagi.

Sehari produksi puluhan ribu pempek. ikan digunakan ikan kakap yang sudah digiling sekitar 250 kg bahkan sampai 500 kg. Sedangkan sagu yang digunakan mencapai 8 karung sagu isi 25 kg.

Untuk 10 kg ikan giling menghasilkan 800 biji pempek. "Seharinya kami bisa menghabiskan 250 kg bahkan bisa 500 kg ikan giling. Jadi kurang lebih sehari itu setiap rumah perajin pempek itu kurang lebih lima belas ribu (15.000) pempek diproduksi," ujar ibu tiga anak ini.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved