Pilkada Muratara 2024
Debat Pilkada Muratara 2024 Sempat Ricuh, Bawaslu Sumsel: Jadi Evaluasi Untuk Debat Selanjutnya
Kericuhan Debat Pilkada Muratara 2024 tersebut terjadi diduga karena kesalahpahaman antar pendukung yang menunggu di luar pintu masuk.
Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Abdul Hafiz Sripo
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Debat para calon bupati dan calon wakil bupati Musirawas Utara jelang Pilkada Muratara 2024 yang berlangsung di Hotel Novotel Palembang Provinsi Sumatera Selatan, Selasa (29/10/2024) malam, sempat terjadi kericuhan.
Kericuhan yang terjadi di luar gedung tersebut memaksa aparat melepaskan tembakan.
Terkait kericuhan itu mendapat tanggapan Ahmad Naafi, SH, M.Kn Anggota Bawaslu Provinsi Sumatera Selatan Koordinator divisi Penanganan Pelangaran, Data dan Informasi.
Naafi menjelaskan, info dari Bawaslu Kabupaten Muratara malam tadi kejadian tsb terjadi sebelum debat paslon dimulai.
Di luar gedung acara berlangsung banyak tim simpatisan dari ketiga paslon yang hadir menyuarakan yel-yel, bernyanyi, di luar lokasi debat berlangsung.
Sesaat setelah tamu VIP masuk Plt Bupati, Sekda, Asisten, seluruh paslon, Forkopimda duduk, didapatkanlah informasi kerusuhan di luar.
Karena memang data yang dihimpun untuk di luar tidak ada pembatas antar tim simpatisan hal ini mengakibatkan ada gesekan antar simpatisan paslon sehingga memicu kerusuhan tsb
"Bawaslu sedang berkoordinasi dengan kepolisian menyangkut tindak pidananya dalam kejadian tsb. Bila tindak pidana pemilihan maupun tindak pidana umum akan diproses dan menjadi evaluasi untuk debat selanjutnya," ungkap Ahmad Naafi kepada Sripoku.com, Rabu (30/10/2024).
Seperti diketahui Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) telah menggelar acara debat pertama Pilkada Murata 2024 di Hotel Novotel Palembang, Selasa (29/10/2024) malam.
Sebelum debat, sempat terjadi ketegangan hingga aparat kepolisian terpaksa melepas tembakan ke udara.
Tiga pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Muratara, masing-masing telah memaparkan visi dan misinya di depan umum.
Paslon nomor urut 1 Syarif Hidayat-Gusti Rohmani, paslon nomor urut 2 Devi Suhartoni-Junius Wahyudi. Dan paslon nomor urut 3, Firsa Lakoni-Efriyansyah.
Informasi yang berhasil dihimpun, sesaat sebelum acara debat pertama dimulai, sekitar pukul 18.30 WIB terjadi keributan diduga antar pendukung di luar pintu masuk lobi utama Hotel Novotel.
Baca juga: Bocoran 3 Pemain Asing Jadi Incaran Sriwijaya FC Putaran Kedua, Seandainya Finansial Berjalan Mulus
Kericuhan tersebut terjadi diduga karena kesalahpahaman antar pendukung yang menunggu di luar pintu masuk.
Untuk menghalau massa pendukung, polisi terpaksa mengeluarkan tembakan ke udara.
Polisi Klaim Keributan di Rawas Ilir Muratara tak Ada Hubungan dengan Pilkada, 2 Korban Luka-luka |
![]() |
---|
Update Kericuhan di Kantor Camat Rawas Ilir Muratara, 2 Security Didiringkus Polisi |
![]() |
---|
Update Hasil Real Count KPU Pilkada Muratara 2024, Devi-Yudi Unggul 51,2 Persen |
![]() |
---|
Pilkada Muratara 2024 Ricuh, Bentrok Antar Pendukung Paslon Terjadi di Kantor Camat Rawas Ilir |
![]() |
---|
Kampanye Pilkada Muratara 2024: Rita Suryani Turun Langsung Menangkan Pasangan Devi-Junius |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.