Pilkada Musi Banyuasin 2024

Apriyadi-Beni Hernedi Urung Maju Pilkada Muba, Pengamat: Siapa Berpotensi Besar Dapat Limpahan Suara

Aliran suara dari pemilih H Apriyadi dan Beni Hernedi yang tidak ikut berkompetisi pada pilkada Muba lebih dominan mengalir ke paslon Toman

Tayang:
Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Abdul Hafiz
HANDOUT
Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Publik Independen (LKPI), Arianto, ST, MT, M. IKOM, POL 

SRIPOKU.COM - Pasca dua tokoh H Apriyadi Mahmud dan Beni Hernedi urung maju di Pilkada Musi Banyuasin 2024, pengamat politik Arianto, ST, MT, M. IKOM, POL memaparkan kemana bakal potensi larinya limpahan suara.

Seperti diketahui hingga penutupan masa pendaftaran di KPU Musi Banyuasin, hanya ada dua calon yang mendaftar. Yakni, pasangan calon bupati dan wakil bupati Musi Banyuasin Periode 2024-2029, Ir Hj Lucianty SE dengan Dr H Syaparuddin SH.

Kemudian ada pasangan calon bupati dan wakil bupati  H Toha Tohet-Rohman  (Toman) yang disebut berpotensi besar mendapatkan limpahan suara  dari pemilih Sekda Musi Banyuasin H Apriyadi Mahmud dan Ketua DPC PDIP Musi Banyuasin Beni Hernedi yang juga mantan Bupati Muba pada Pilkada Musi Banyuasin 2024.

"Aliran suara dari pemilih H Apriyadi dan Beni Hernedi yang tidak ikut berkompetisi pada pilkada Muba lebih dominan mengalir ke paslon Toman," ungkap Arianto, Senin (2/9/2024). 

Hal ini menurut Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Publik Independen (LKPI), Arianto, ST, MT, M. IKOM, POL disebabkan salah satu faktor utamanya adalah alasan pemilih yang menginginkan  putra daerah asli Muba untuk memimpin kabupaten yang kaya akan sumber daya alamnya ini mendatang.

Kuatnya tarikan elektoral yang tadinya dimiliki oleh H Apriyadi Mahmud dan Beni Hernedi, lanjut lembaga yang tergabung dalam Perkumpulan Survei Opini Publik Indonesia ( PERSEPI) ini tidaklah mengejutkan.

Dari berbagai survei yang digelar dan  uji simulasi sebelum calon bupati berpasangan sampai simulasi setelah berpasangan mendaftar di KPUD, nama H Toha Tohet sudah dominan dipersepsikan pemilih sebagai putra daerah asli kabupaten Muba.

Kentalnya pemilih mempersepsikan H Toha Tohet sebaga putra daerah asli Muba ini berimbas dengan tingkat kesukaan (akseptabilitas) dan elektabilitas yang  berpotensi naik secara kuat.

Sebelumnya, dua kandidat yang tadinya bertenger di posisi pertama dan kedua  dalam berbagai  lembaga survei ( Apriyadi dan Beni). Setelah dilakukan uji simulasi  atau dihilangkan namanya, ternyata mayoritas pemilih kedua kandidat tersebut  berpotensi besar mengalihkan pilihannya  ke H Toha Tohet.

"H Toha Tohet  sangat dipersepsikan sebagai putra daerah asli Muba di masyarakat. Pemilih yang tadinya memilih  H Apriyadi dan Beni Hernedi kalau dilihat arah pilihannya kedepan berpotensi besar mengalihkan pilihannya ke H Toha Tohet," kata Arianto.

Hal ini disebabkan pemilih yang beralasan akan memilih paslon bupati dan wakil bupati Muba adalah putra daerah asli Muba cukup besar angkanya yakni 43,8 persen. 

"Peluang angka ini yang dipotret sebagan besar beralih ke H Toha Tohet-Rohman. Kedepan,  sangat mungkin angka ini akan naik lagi dan aliran pemilih tersebut sebagian besar (mayoritas) beralih ke H Toha Tohet-Rohman,” ungkap mantan peneliti Lembaga Survei Indonesia ( LSI) yang sudah puluhan tahun berkecimpung dalam dunia survei opini publik di Indonesia ini.

Lebih lanjut lulusan  tebaik ilmu komunikasi politik ini menjelaskan, dilihat dari segmen demografi pemilih, baik  dari umur, pendapatan, pendidikan, suku/etnis/, urban kecenderungannya  relative sama.

Paslon  H Toha Tohet-Rohman juga sangat dominan untuk mendapatkan limpahan suara pemilih dari H Apriyadi dan Beni Hernedi. Khusus bagi H Toha Tohet yang merupakan putra daerah  dari desa Sunga Angit sangat jelas berpotensi dan  mempersepsikan diri dari pemilih sebagai demografi yang mewakili segmen di atas.

Tentunya, ritme irama  khususnya tingkat kesukaan ( akseptabilitas) dan dukungan (elektabilitas) H Toha Tohet  sangat berpotensi meningkat loncatannya. Terlebih lagi, dengan tingkat kedikenalan ( popularitas) yang masih belum maksimal, ruang gerak paslon H Toha Tohet - Rohman  masih terbuka lebar dan pada akhirnya  elektabilitas akan menjadi meningkat cepat.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved