Berita Viral

Viral Driver Ojol Ceburkan Motor Debt Collector ke Sungai, Balas Dendam Gegara Pernah Ditarik Paksa

Dimana dalam video tersebut memperlihatkan aksi rombongan driver ojek online (ojol) menceburkan motor milik debt collector ke sungai di Jakarta Pusat.

Editor: Fadhila Rahma
KOLASE/TRIBUN MEDAN
Detik-detik Driver Ojol Ceburkan Motor Debt Collector ke Sungai 

SRIPOKU.COM - Viral driver ojol di Kawasan Gunung Sahari, Jakarta Pusat ceburkan sepeda motor milik debt collector ke sungai.

Baru-baru ini video yang memperlihatkan rombongan driver ojek online ceburkan motor debt collector viral di media sosial.

Dimana dalam video tersebut memperlihatkan aksi rombongan driver ojek online (ojol) menceburkan motor milik debt collector ke sungai di Jakarta Pusat.

Aksi itu tepatnya terjadi di kawasan Gunung Sahari, Sawah Besar, Jakarta Pusat, pada Sabtu (3/8/2024) sore.

Salah satu videonya dibagikan oleh akun Instagram @mood.jakarta.

"Momen motor dari oknum matel diceburin ke sungai," tertulis dalam video tersebut.

Dalam videonya, terlihat serombongan ojol yang menggontong sepeda motor berwarna putih ke arah jembatan.

Kemudian, mereka menceburkan sepeda motor itu ke dalam sungai.

Baca juga: Kronologi Bocah Kelas 1 SD Bawa Kabur Mobil Dipanaskan, Tabrakan & Nangis Usai Nyaris Dipukuli Warga

Detik-detik Driver Ojol Ceburkan Motor Debt Collector ke Sungai
Detik-detik Driver Ojol Ceburkan Motor Debt Collector ke Sungai (KOLASE/TRIBUN MEDAN)

Setelah diceburkan, rombongan driver ojol tersebut bersorak.

Diduga, rombongan ojol tersebut menceburkan motor milik debt collector karena tidak terima motor milik salah satu driver ditarik paksa.

Debt collector itu diduga menarik paksa motor milik driver ojol tanpa membawa surat keterangan resmi dari pihak leasing.

Terkait hal ini, Kanit Reskrim Polsek Sawah Besar AKP Sholeh membenarkan adanya ojol menceburkan motor debt collector di Jakarta Pusat tersebut.

Menurut Sholeh, peristiwa itu berawal dari kesalahpahaman driver ojol dan debt collector.

"Salah paham biasa saja. Intinya, permasalahannya sudah selesai dan sekarang ini sudah pada bubar," kata Sholeh, dikutip Tribun-medan.com dari Kompas.com, Selasa (6/8/2024).

Sholeh tidak menjelaskan secara rinci alasan di balik kesalahpahaman kedua belah pihak tersebut.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved