Tips Mendidik Anak Berkebutuhan Khusus, Orang Tua Jangan Minder Fokus Maksimalkan Potensinya

Orang tua memiliki anak spesial atau Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) jangan minder tapi harus fokus pada kelebihan anak dan memaksimalkan potensinya

Penulis: Hartati | Editor: adi kurniawan
Handout
Penampilan band Anak Berkebutuhan Khusus SLB Bina Autis Mandiri di kegiatan hari anak Indonesia di PS Mall, Minggu (4/8/2024). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Orang tua yang memiliki anak spesial atau Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) jangan minder karena memiliki anak yang berbeda dengan anak lainnya tapi juga harus fokus pada kelebihan anak dan memaksimalkan potensinya.

Hal hal itu disampaikan oleh Direktur Marketing dan Customer Relation Nukid Shelter Palembang, Nurul Hayati.

Menurutnya punya anak spesial tetap harus disyukuri karena dipercaya oleh pencipta memiliki anak.

Percaya dengan kelebihan anak dan fokus memaksimalkan bakat dan kemampuan anak tersebut lenih baik dibanding hanya fokus pada kekurangan anak.

Jangan pernah membandingkan kekurangan anak sendiri dengan anak lainnya apalagi dengan anak normal karena setiap anak istimewa punya kelebihannya sendiri.

Bisa saja ABK tidak pandai dalam sekolah atau pelajaran umum namun punya bakat pada seni, musik, olahraga atau prestasi juga bakat dan minat non akademis.

"Jangan minder dan shock tapi fokus pada jalan keluarnya

punya anak spesial, tapi fokuslah memaksimalkan kelebihannya karena anak pasti punya kelebihan dan latih dengan sabar secara terus menerus," ujar Nurul disela peringatan hari anak nasional yang digelar Nukid Shelter Palembang dan Clemen baby shop bekerjasama dengan Sriwijaya Post dan Tribun Sumsel menggelar kegiatan seru yang melibatkan anak berkebutuhan khusus dengan tema "Semua anak bisa" di PS mall, Minggu (4/8/2024).

Nurul mengatakan orang tua harus peka pada tumbuh kembang anak apalagi di periode emasnya yakni 0-5 tahun.

Lakukan stimulus yang sesuai untuk melatih semua fungsi indra anak.

Misalnya anak belum bisa bicara maka bisa mendatangi klinik tumbuh kembang anak mendeteksi ada kendala apa pada anak.

Semakin tahu ada kondisi tidak normal pada anak maka akan semakin cepat pula diberi penanganan dan harapan sembuh juga semakin besar.

"Ayo mama, papa deteksi tumbuh kembang anak sebelum usia pra sekolah sehingga saat sekolah sudah siap," ujarnya.

Nurul mengatakan jika orang tua memiliki kendala tumbuh kembang anak maka mengunjungi Nukid Shelter Palembang karena menyediakan beragam terapi seperti terapi tumbuh kembang anak, terapi wicara, sensori integrasi, psikologi, bimbel persiapan sekolah, snack sehat, okupasi terapi, terapi prilaku dan penyedia alat terapi.

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved