Harga Kopi di OKU Selatan Turun, Petani Kopi Tunda Penggilingan

Harga Kopi di Kabupaten OKU Selatan, Minggu (21/7), mengalami penurunan harga, sebelumnya sempat tembus Rp 69 ribu/kg, kini jadi Rp 66.000/kg.

Penulis: Alan Nopriansyah | Editor: adi kurniawan
Handout
Warga di Kabupaten OKU Selatan sedang memetik kopi, pasca Harga Kopi mulai merangkak naik, pekan ini harga jual di tengkulak turun 

SRIPOKU.COM, MUARADUA -- Harga Kopi di Kabupaten OKU Selatan, Minggu (21/7), mengalami penurunan harga. Sebelumnya sempat tembus Rp 69 ribu/kg, kini jadi Rp 66.000/kg.

Harga turun yang cukup signifikan terjadi sejak beberapa hari terakhir. dimana sebelumnya harga jual kopi terus terus mengalami kenaikan setiap pekannya berbeda dengan di akhir pekan ini turun Rp 3.000.

"Harga kopi sekarang turun tinggal Rp 66.000/kg, dimana 3 hari lalu masih Rp 69.000,"ungkap Putra salah seorang pengepul di Kecamatan Pulau Beringin.

Diungkapkannya, dipekan ini harga kopi yang kerap di kirim ke Lampung tersebut mengalami dua kali penurunan. Dari Rp 69.000 turun Rp 68.000 dan kini hanya Rp 66.000/kg.

"Itupun harga Rp 66.000 untuk biji kopi kualitas bagus, kalau yang sedang Rp 65.000," ungkapnya.

Sementara, Nita salah seorang petani di Kecamatan Kisam Ilir menanggapi harga turun memilih menyimpan hasil panen kopi yang sudah dijemur. Dirinya yang  masih menunggu perubahan harga, berharap harga kembali naik.

Baca juga: Kembali Naik, Harga Kopi Tembus Rp 66.000 Perkilo Ini Kata Petani di OKU Selatan

"Ada sekitar 5 kwintal, kopi yang belum giling ditunda karena harga turun, kita tunggu harga kembali naik," bebernya.

Dengan harga turun saat ini, dirinya berharap harga setidaknya naik diangka Rp 70.000 atau tetap seharga Rp 69.000 .

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved