Pegawai Pabrik Kertas di OKI Tewas

Pegawai PT OKI Pulp and Paper Tewas Masuk ke Dalam Tangki, Polisi Sebut Murni Kecelakaan Kerja

pegawai perusahaan kertas (PT OKI Pulp and Paper), Ari Prabowo (28) akibat tubuhnya terjatuh kontrol limbah yang berada dilingkungan perusahaan

Penulis: Nando Davinchi | Editor: Odi Aria
handout
Salah seorang pegawai perusahaan pabrik kertas (PT OKI Pulp and Paper) bernama Ari Wibowo (28) ditemukan tewas, Kamis (16/5/2024). 

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG -- Hampir satu bulan setelah peristiwa tewasnya pegawai perusahaan kertas (PT OKI Pulp and Paper), Ari Prabowo (28) akibat tubuhnya terjatuh kontrol limbah yang berada dilingkungan perusahaan pada, Kamis (16/5/2024) silam. 


Peristiwa tersebut telah didalami oleh Polres Ogan Komering Ilir dengan melakukan gelar perkara yang dihadiri oleh kedua orang tua korban, saudara almarhum, istri almarhum dan pihak lawyer dari PT. OKI Pulp and Papers Mills.


"Dari penyelidikan ini ada 13 saksi yang diperiksa, kami menyimpulkan bahwa perkara ini adalah murni  musibah kecelakaan kerja,"


"Makanya kesimpulan gelar perkara, penyelidikan tersebut dihentikan karena tidak ada peristiwa pidana,"  katanya, Senin (10/6/2024) siang.

Baca juga: Pegawai PT OKI Pulp and Paper Tewas Kecelakaan Kerja, BPJamsostek Beri Santunan ke Keluarga Korban


Menurutnya, dari hasil penyelidikan berupa keterangan saksi, bukti CCTV dan barang bukti lain yang didapat penyidik dilokasi kejadian (TKP) terdapat kesimpulan bahwa benar terjadi kecelakaan kerja.


"Jadi saat itu korban bekerja untuk melakukan mengecek tangki limbah, karena terdapat kesalahan sehingga menyebabkan korban terjatuh kedalam tangki dan meninggal dunia," ungkapnya.


"Korban saat itu bekerja sendirian, semestinya pekerjaan itu dilakukan minimal 2 orang yaitu dibantu oleh helper sebagai bentuk bodi sistem dalam bekerja," imbuhnya.

Baca juga: Sekda OKI Perintahkan DLH dan Disnakertrans Cek Peristiwa Tewasnya Karyawan PT OKI Pulp and Paper


Masih kata dia, selama proses gelar perkara pihak keluarga korban telah  menerima dengan ikhlas atas musibah kecelakaan kerja tersebut.


"Keluarga korban juga sampaikan ucapan berterimakasih kepada pihak perusahaan telah memenuhi kewajibannya dengan memberikan santunan kepada keluarga atau ahli waris," paparnya.


Dalam pemberitaan sebelumnya,  Kapolsek Air Sugihan, Iptu Rio Trisno membenarkan adanya peristiwa yang terjadi pada Kamis (16/5/2024) sekira jam 08.38 WIB.

Baca juga: DPRD Sumsel Duga Ada TKA Ilegal di PT OKI Pulp & Paper, Tenaga Kerja Lokal Minim


"Kemarin kita peroleh informasi ada karyawan yang  terjatuh kedalam tangki kontrol di areal kontraktor PT MMS,"


"Ketika itu saksi Fatah Nurohman segera mencari korban Ari Prabowo di area ETP. Namun tidak kunjung di temukan," kata Iptu Rio.


Dikatakan, sekitar jam 08.45 WIB akhirnya saksi melihat keberadaan seperti listrik korban yang terparkir di dekat tangki distribusi berjarak 10 meteran.


"Saat mencari keberadaan korban, saksi tetap tak kunjung melihatnya. Karena penasaran saksi segera naik ke atas tangki distribusi well dan melihat grinting penutup tangki distribusi well jebol," ungkapnya.

Pihak perusahaan bersama dengan BPJS Ketenagakerjaan serta Disnakertrans saat mengunjungi kediaman almarhum yang berada di Desa Air Hitam,  Kecamatan Jejawi, Kabupaten Ogan Komering Ilir.
Pihak perusahaan bersama dengan BPJS Ketenagakerjaan serta Disnakertrans saat mengunjungi kediaman almarhum yang berada di Desa Air Hitam,  Kecamatan Jejawi, Kabupaten Ogan Komering Ilir. (Tribunsumsel.com/Winando Davinchi)


Tidak hanya itu saja, saksi melihat sepasang sepatu safety yang mengapung di dalam tangki distribusi well dengan kondisi air yang berputar dan panas.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved