OPINI: Pilrek UIN Raden Fatah, Menuju ‘Dewasa’ dan ‘Unggul’ 2045
Proses menuju Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang berkemajuan, diharapkan, akan dapat terwujud pada hitungan puluhan tahun mendatang.
Oleh: Abdullah Idi, Guru Besar Sosiologi/Dosen Pascasarjana UIN RF Palembang
PROSES menuju Universitas Islam Negeri atau UIN Raden Fatah Palembang berkemajuan, diharapkan, akan dapat terwujud pada hitungan puluhan tahun mendatang.
Sejalan dengan Visi Indonesia Emas 2045 yakni pembangunan manusia dan penguasaan iptek, maka Visi UIN RF 2045, diharapkan pula memiliki suatu target pencapaian yang realistis dan rasional atas implementasi visi dan misi yang disepakati, yakni ‘menjadi universitas berstandar internasional, berwawasan nasional, dan berkarakter Islami’.
Tulisan ini terobsesi mendiskusikan visi UIN RF menuju ‘Dewasa’ dan ‘Unggul’ 2045.
Universitas Islam Negeri (UIN), sebelumnya IAIN Raden Fatah Palembang sudah melewati tahun emasnya. Bagi manusia, usia 60 tahun termasuk usia paruh baya, sudah bakal menapak ke tingkat usia lanjut. Namun, beda halnya insitusi pendidikan, khususnya pendidikan tinggi.
Sebagai kelembagaan yang lazim digadang sebagai the agent of social change, bagi sebuah perguruan tinggi, usia 60 tahun masih tergolong belia. Masa usia yang masih dipadati oleh setumpuk energi, motivasi, dan cita-cita, serta keinginan untuk pengembangan diri.
Visi, misi, dan program yang diusungkan pada ‘fase awal’ dari proses menjadi UIN dalam era globalisasi ini, diharapkan mampu memberi ‘landasan’ untuk melangkah pada fase-fase berikutnya, menuju fase kematangan atau ‘dewasa’ dan ‘unggul’ sebagai obsesi menjadi ‘universitas berstandar internasional, berwawasan nasional, dan berkaraker Islami’.
Visi, Misi, dan Program UIN RF itu, diyakini akan membutuhkan suatu proses waktu yang panjang (long-distance) untuk menggapainya.
Visi UIN Raden Fatah yang berobsesi menjadi ‘Universitas berstandar internasional, berwawasan nasional, dan berkarakter Islami’ merupakan suatu visi futuristik yang perlu secepatnya dapat dioperasionalisasikan secara konkrit dalam bentuk visi, misi, program dan strategi daalm proses yang tepat.
Setidaknya, untuk mewujudkkan visi, misi, dan program tersebut harus dimulai dari perhatian dan pemahaman seksama dari semua elemen terkait setelah adanya reformasi paradigma dari IAIN ke UIN.
Reformasi status institusi/kelembagaan, dari IAIN ke UIN Raden Fatah Palembang sejak November 2014, selanjutnya, telah menuntut adanya program-program yang dipandang dapat merespons dan menjawab beragam kebutuhan akademik yang ditawarkan sebagai aktualisasi kebutuhan masyarakat (social needs) yang hidup pada pada zamannya, yakni pada era global yang dinamis.
Visi, misi, dan program UIN RF yang telah dirumuskan, diharapkan dapat tercapai hingga sekian tahun tahun ke depan, yakni pada tahun 2045, yang diharapkan menjadi universitas ‘berstandar internasional, berwawasan nasional, dan berkarakter Islami’ memang menjadi kenyataan.
Untuk menuju kearah visi yang dicita-citakan tersebut, tentu, memerlukan proses dan sejumlah tahapan yang harus ditempuh secara berkomitmen, konsisten, dan kinerja yang baik dan berkesinambungan.
Selain itu, hal yang perlu dilakukan ialah pentingnya penguatan ‘fondasi awal’ dan pengembangan transmisi pengembangan UIN Raden Fatah secara tepat dan benar, dalam jalurnya.
Untuk itu, dipandang perlu melakukan dan penguatan suatu paradigma baru (a new paradigm) yang berbeda dengan paradigma lama (an old paradigm) sebagai konsekuensi perubahan IAIN menjadi UIN Raden Fatah Palembang sejak 2014 mengedepankan pengembangan keilmuan Islam yang universal dan integrasi keilmuan.
Pada tahapan awal pengembangan UIN Raden Fatah saat ini, karenanya, sivitas akademika masih sedang dan terus dihadapkan pada suatu hal yang justru sangat krusial dan masih memerlukan persepsi dan kesadaran kolektif dari segenap elemen sivitas akademika UIN Raden Fatah.
Terutama, pentingnya persepsi bersama meletakkan ‘paradigma baru’ dalam proses penguatan ‘fondasi’ universitas bercirikan Islami ini agar tidak melenceng dari ‘rel’nya tadi. Oleh karena itu, visi, misi, program, dan strategi yang diajukan sebagai Calon Rektor periode (2024-2028) ini dimulai dari perlunya melakukan ‘break-down’ terhadap visi dan misi UIN RF yang telah dirumuskan.
Visi dan misi UIN RF untuk empat tahun ke depan (2024-2028) terlihat dalam ‘motto’ nya sebagai ‘directing’ dalam pengembangan visi, misi dan program yang relevan dan sekaligus sebagai respons akademik terhadap dinamika masyarakat Indonesia yang majemuk dan pluralistik.
Keberadaan visi, misi, program-program UIN Raden Fatah (2024-2028) yang bersifat ideal (ideal curriculum) akan lebih bermakna bila dalam aktualisasi (actual curriculum) terlihat nyata dalam proses implementasi Tridharma Perguruan Tinggi. Sedapat mungkin antara ideal curriculum dan actual curriculum tidak terjadi kesenjangan (gap) yang signifikan.
Untuk proses realisasi atas visi, misi, dan beragam program, sebagai ideal curriculum, untuk periode empat tahun ke depan (2024-2028), beragam program ‘unggulan’ atau prioritas yang realistis untuk empat tahun ke depan diharapkan dapat diimplementasikan (actual-curriculum) dengan optimal.
Program-program kategori perioritas atau unggul yang diajukan pastinya merujuk dan merespons terhadap beragam permasalahan akademik, regulasi, dan kebutuhan masyarakat (social needs), baik regional, nasional, dan global sesuai dengan moto, visi dan misi yang disepakati dalam Statuta UIN Raden Fatah Palembang.
Untuk menuju ‘dewasa’ dan ’unggul’ pada 2045, setidaknya untuk empat kedepan (2024-2028) memerlukan strategi, sinergitas, kolektif, konsisten, integritas, dan komitmen dalam kinerja sistemik dari setiap elemen sivitas universitas, sejak dari unsur pimpinan, dosen, staf/karyawan, dan masyarakat (pemerintah, swasta, dan wali/orang tua mahasiswa.
Fungsi dan peranan kepemimpinan (leadership) dan jajarannya sangat penting dan strategis dalam mewujudkan visi, misi, dan program serta strategi yang telah direncanakan, sebagai peletak dasar atau ‘fondasi’ menuju cita-cita besar selanjutnya menuju UIN Raden Fatah yang ‘dewasa’ atau ‘unggul’ pada 2045, sejalan dengan Visi Indonesia Emas 2045.
Untuk itu, siapapun calon Rektor yang dipilih secara demokratis, kredibel, yang diberi amanah dan ditakdirkan menjadi Rektor UIN RF periode 2024-2028 patut didukung dari semua elemen masyakat.
Keberadaan UIN Raden Fatah sebagai ‘asset’ publik, diperlukan adanya kolaborasi dan dukungan dari pemerintah daerah dan masyarakat Sumatera-Selatan misalnya; sangat diperlukan sebagai mitra dan ‘supporting’ dalam mewujudkan visi, misi, dan program-program ideal yang telah diajukan dan disepakati bersama ke depan, secara bertahap, berproses, dan menjaga konsistensi atas pelaksanaan program yang berkesinambungan, menuju 2045.
Demi masa depan umat Islam (Sumatera-Selatan dan Indonesia), kepentingan nasional, dan internasional/global, pimpinan baru, Rektor dan jajarannya, diharapkan bisa bersama membangun UIN RF menjadi lebih maju, modern, kompetitif, dan unggul pada 2045.
Hal ini sejalan dengan pemahaman implisit dari ‘motto’ UIN RF Palembang yang dapat dielaborasi: ‘Innovation and Usefulness: Mengembangkan UIN Raden Fatah sebagai pusat pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan yang unggul dan terdepan di bidang sains-keislaman, sains-sosial, humaniora, dan sains-teknologi yang memiliki kemanfaatan/kemaslahatan bagi Sumatera-Selatan, umat Islam (Indonesia), nasional, dan Melayu-Nusantara’.
Untuk itu, sekali lagi, siapapun ditakdirkan menjadi Rektor, memerlukan adanya kompetensi profesional kepemimpinan (leaderships) sebagai suatu proses pembelajaran dan pengalaman yang positip, berharga dan bernilai, sebagai ‘social-capital’ sebagai modal dan bekal menjadi Rektor UIN Raden Fatah Palembang untuk empat tahun ke depan.
Adanya analisis atas kekuatan (strengths), kelemahan (weaknesses), peluang (opportunity), dan tantangan/ancaman (treath), sedapat mungkin dapat dirumuskan menjadi program dan strategi yang efisien dan efektif dalam mengelola dan membangun kampus internasional yang diperhitungkan dan berkesinambungan ke depan, yakni menuju UIN Raden Fatah yang ‘dewasa’ dan ‘unggul’ 2045.
Akhirnya, semua kalangan sivitas dan masyarakat tentu menyadari bahwa pada akhirnya segala sesuatunya merupakan ‘rahasia’ dan ‘takdir’, dan karenanya siapapun akhirnya diamanahkan menjadi Rektor UIN RF periode ini diharapkan dapat didukung optimal dari semua elemen, baik dari sivitas kampus, pemerintah daerah, swasta, dan kerjasama-kerjasama dalam dan luar negeri yang mengedepankan nilai mutual-benefits.
Proses pemilihan Rektor juga diharapkan mengedepankan iklim yang demokratis, legalitas, dan pentingnya etika-moralitas. Idealnya, ide-ide dan pokok-pokok pikiran dari semua para calon Rektor, dapat terkoleksi dalam bundelan draf ‘kertas kerja’ yang memerlukan telaah dan diskusi dan disepakati bersama seacra lebih lanjut sebelum diaktualisasikan (actual-curriculum) nantinya.
Proses pemilihan Rektor hanyalah upaya musyawarah, demokrasi, dan mencari legalitas yang harus dilalui agar terpilih seorang Rektor ‘terbaik’ dari yang ‘terbaik’.
| Soal PAS/SAS/UAS PAI Kelas 3 SD Semester 2 Kurikulum Merdeka Tahun 2026 Lengkap dengan Kunci Jawaban |
|
|---|
| Lirik Lagu Iqro’ - Raim Laode, Penuh Makna tentang Kehidupan dan Kebahagiaan Sederhana |
|
|---|
| Latihan Soal PAT/SAT/ASAS PPKN Kelas 3 SD Semester 2 Kurikulum Merdeka Tahun 2026 Lengkap Jawaban |
|
|---|
| Latihan Soal PAT/SAT/ASAS IPAS Kelas 3 SD Semester 2 Kurikulum Merdeka Tahun 2026 Lengkap Jawaban |
|
|---|
| Soal PAT/SAT/ASAS IPAS Kelas 4 SD Semester 2 Kurikulum Merdeka Tahun 2026 Lengkap Kunci Jawaban |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/UKT-UIN-Raden-Fatah.jpg)