Jokowi Datang ke Palembang

Jokowi ke Palembang, Warga Diimbau Hindari Jalan Gubernur HA Bastari Agar Terhindar dari Macet

Polrestabes Palambang juga akan melakukan gladi terkait kedatangan orang nomor 1 di Indonesia ini untuk mengikuti Muktamar XX di JSC Palembang.

|
Penulis: Andi Wijaya | Editor: Odi Aria
Sripoku.com/Andi Wijaya
Jalan Gubernur HA Bastari Jakabaring Palembang tampak lengang jelang kedatangan Jokowi, Jumat (1/3/2024). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG- Terkait kedatangan Presiden RI, Jokowi Widodo sejumlah Jalan di Kota Palembang terkhusus di Jalan KH Gubernur Bastari Jakabaring Palembang akan disetrilkan, Jumat (1/3/2024) siang. 


"Benar sekitar pukul 01.00, jalan di kota Palembang akan disetrilkan, " Ungkap Kabag  Ops AkBP Hadi Wijaya.


Ia mengatakan, Polrestabes Palambang juga akan melakukan gladi terkait kedatangan orang nomor 1 di Indonesia ini untuk mengikuti Muktamar XX di JSC Palembang.

Ditanya soal pengamanan petugas yang akan diterjunkan, akan ada ada 1574 petugas Polri dan 1316 anggota TNI yang diterjunkan untuk melakukan pengamanan terkair kedatangan Jokowi.

Baca juga: Jokowi Datang ke Palembang, Spanduk Besar Tolak Kedatangan Presiden Terpampang di Pagar DPRD Sumsel

Sementara, untuk Brimob Polda Sumsel ada 300 Anggota Brimob Polda Sumsel yang bersiaga melakukan pengamanan.

"Untuk anggota Brimob Polda Sumsel yang melakukan siaga pengamanan ada 300 anggota," kata Dansat Brimob Polda Sumsel, Kombes Pol Susnadi melalui Kasubag Dal Ops Kompol Ferry.

Dilarangan Gunakan Amunisi Tajam

Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Yanuar Adil selaku Pangkogasgabpad PAM VVIP menegaskan, agar jajarannya bisa menjamin keamanan secara persuasif dan dilarang menggunakan munisi tajam, saat melakukan pengamanan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) di Palembang. 


Hal itu disampaikan Mayjen TNI Yanuar Adil melalui Kapendam II Sriwijaya Kolonel Arh Saptarendra P, S.T., MM saat melakukan pemeriksaan pasukan Pengamanan Kunker RI-1 di Palembang, Jumat (1/3/2024).

Spanduk penolakan kedatangan Jokowi di Bumi Sriwijaya terpasang di pagar Kantor DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Jumat (1/3/2024).
Spanduk penolakan kedatangan Jokowi di Bumi Sriwijaya terpasang di pagar Kantor DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Jumat (1/3/2024). (Tribunsumsel.com/Linda Trisnawati)


Dalam kesempatan tersebut Pangdam II Sriwijaya, didampingi Kapolda Sumsel memimpin apel gelar pasukan Satgas Pam Wilayah di lapangan  Jasdam II Sriwijaya. 


"Pangdam selaku Pangkogasgabpad, dan Kapolda selaku Wapangkogasgabpad serta sebagai Dansatgas Pam Wil yaitu Danrem 044/Gapo,"ujar Sapta.

Baca juga: Jokowi Datang ke Palembang, Jadwal Penerbangan Komersil di Bandara SMB II Digeser


Diterangkankannya lebih lanjut, apel gelar pasukan tidak hanya diikuti jajaran  TNI AD, TNI AU, TNI AL, dan POLRI saja tapi juga dari petugas bandara, Satpol PP, Dishub prov, Dishub kota, Pemadam kebakaran, PLN, Basarnas, hingga Avsec kota Palembang.


"Pengamanan kunker RI-1 kali ini melibatkan sekitar 3.200 orang dan pelaksanaanya melibatkan juga Pemprov Sumsel," tandas lulusan Akmil 1996 itu.


Saat pemeriksaan, lanjut Kapendam, selain pengecekan kesiapan personel dan materiil , Pangkogasgabpad juga menanyakan tentang prosedur teknis dan taktis dilapangan.


"Ini penting, supaya tidak terjadi kesalahan prosedur atau missed communication antar unsur pelaksana," terang Sapta.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved