Berita Lahat

Kawanan Anjing Liar Mulai Resahkan Masyarakat di Lahat Sumsel, Ada Warga yang Sudah Digigit

Bahkan, anjing liar makin berani berkeliaran serta mencari makanan ke pekarangan rumah warga.

Tayang:
Penulis: Ehdi Amin | Editor: Ahmad Sadam Husen
Sripoku.com/Ehdi Amin
Kawanan anjing yang berkeliaran di komplek Kelurahan Lahat Tengah, Kecamatan Lahat. 

SRIPOKU.COM, LAHAT -- Warga komplek RT 08, RW 01, Kelurahan Lahat Tengah, Kecamatan Lahat, Lahat, Sumatera Selatan (Sumsel) resah dengan banyaknya anjing liar yang keluar-masuk permukiman.

Warga khawatir anjing liar ini akan mengancam keselamatan jiwa mereka.

Ketua RT 08, Robby mengatakan, dirinya banyak menerima laporan warga adanya ancaman anjing liar yang marak berkeliaran sejak beberapa bulan terakhir.

Bahkan, anjing liar ini disebut makin berani berkeliaran serta mencari makanan ke pekarangan rumah warga.

"Kita belum tau anjing peliharaan atau tidak."

"Namun dipastikan dominan liar."

"Sebab ada warga yang masih dibawah umur kena gigitan hewan ini di lingkungan RT 08, ini mengancam jiwa," ujarnya, Jumat (12/1/2023).

Padahal, lanjutnya, sebelumnya populasi anjing liar tidak sebanyak seperti sekarang.

Selain itu, anjing liar ini sering terlihat beringas ketika keluar-masuk pemukiman warga.

Guna mencegah kejadian yang tidak diinginkan, seperti gigitan anjing liar, ia bersama-sama warga lainnya senantiasa meningkatkan kewaspadaan.

"Sehubungan dengan adanya warga kita yang telah digigit anjing yang meresahkan warga, maka saya menghimbau masyarakat untuk berhati hati dan bersiaga bila mengancam," ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lahat, Taufik M. Putra, SKM., M.M. melalui Kabid Pelayanan Kesehatan, H. Ubaidillah, SKM., M.Kes. mengatakan, warga yang terkena gigitan lebih baik segera ke Puskesmas terdekat untuk penanganan medis.

Sementara anjing peliharan lebih baik dikandangkan untuk menjaga kondisi tubuh hewan peliharan.

"Jadi warga yang terkena gigitan segera lakukan pengobatan secara medis di fasilitas kesehatan (Faskes)."

"Sementara untuk penanganan terhadap hewan itu langsung dari Dinas Peternakan," ujarnya.

===

Simak berita Sripoku.com lainnya di Google News

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved