Kecelakaan di Tol Palindra

Kronologi Kecelakaan Tunggal di Tol Palindra, Ban Mobil Pajero Bocor, Caleg PPP Alex Kazjuda Tewas

Kronologi kecelakaan maut yang menewaskan seorang caleg dari PPP bernama Alex Kazjuda di Tol Palembang-Indralaya (Palindra).

Editor: Yandi Triansyah
handout
Korban kecelakaan di tol Palembang-Indralaya (sebelumnya ditulis Prabumulih) ternyata bernama Alex Kazjuda.  

SRIPOKU.COM, INDRALAYA - Kronologi kecelakaan maut yang menewaskan seorang caleg dari PPP bernama Alex Kazjuda di Tol Palembang-Indralaya (Palindra).

Peristiwa itu terjadi di kilometer 16+500 Tol Palindra, pada Sabtu (6/1/2024).

Korban diketahui tewas terpental keluar mobil.

Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kecelakaan tersebut.

Kasat Lantas Polres Ogan Ilir AKP Nofrizal Dwiyanto mengatakan, korban kecelakaan diketahui warga Palembang.

"Korban diketahui bernama Alex Kazjuda (31 tahun), warga Karya Jaya, Palembang," kata Nofrizal dihubungi via telepon.

Saat melintas di TKP, korban yang seorang diri mengemudikan mobil Mitsubishi Pajero putih dengan plat nomor BG 1840 LO itu diduga tak dapat menguasai kendaraan.

Sosok Alex Kazjuda Korban Tewas Kecelakaan di Tol Palembang-Indralaya, Ternyata Caleg PPP

"Hingga terjadi kecelakaan tunggal dan korban mengalami luka berat di beberapa bagian tubuhnya," terang Nofrizal.

Jasad korban lalu dibawa ke RSUD Ogan Ilir di Tanjung Senai, Indralaya.

Adapun barang bukti kendaraan yang terlibat kecelakaan dibawa ke Mapolres Ogan Ilir.

Sementara Kasat PJR Ditlantas Polda Sumatera Selatan Kompol Dana Prawira menerangkan, hasil penyelidikan, kecelakaan karena salah satu ban belakang kendaraan bocor.

"Itu kecelakaan tunggal, sopirnya cuma sendirian di mobil. Diduga berkendara dengan kecepatan tinggi dan ban belakang mobil pecah sehingga hilang kendali," terang Dana dihubungi terpisah.

Informasi dari berbagai sumber, korban kecelakaan Alex Kazjuda merupakan caleg dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Dapil IV Ogan Ilir.

"Caleg PPP meninggal di (Tol) Palindra)," kata seorang sumber dari PPP.

Pada video yang beredar, jasad yang tergeletak di aspal tersebut ditutupi plastik hitam dan kardus.

"Jenazah dibawa ke RSUD Tanjung Senai," ujar sumber tersebut.

 

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved