Feeder LRT Setop Beroperasi

Ratu Dewa Minta Besok Dibayar, Pj Walikota Palembang Berharap Feeder LRT Beroperasi Lagi

Pj Walikota Palembang Ratu Dewa angkat bicara terkait berhentinya operasional LRT Sumsel koridor 1 dan 2.

Editor: Yandi Triansyah
handout
Foto Dokumen : Feeder LRT Sumsel saat mogok kerja beberapa waktu lalu. 

"Terkait audit kita tidak menerima informasi, karena tidak ada surat informasi yang masuk ke operator perihal audit atau review tagihan bulan Oktober dan November," katanya.

Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan Kota Palembang Afrizal Hasyim mengatakan, tidak ada permasalahan pembayaran, hanya saja sedang menunggu hasil audit dari Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sumsel.

"Untuk Oktober, November dan Desember 2023 menggunakan anggaran perubahan, berhubung masih ada pemeriksaan BPKP jadi pemerintah kota masih menunggu hasil audit pada triwulan ll," katanya.

Menurutnya, setelah hasil audit dari BPKP Sumsel keluar maka akan langsung dilakukan pembayaran. Tidak akan lama kemungkinan dalam minggu ini.

"Untuk tunggakan hanya satu bulan, karena dalam sistem pembayaran tagihan bulan sebelumnya akan di bayarkan pada bulan berjalan setiap tanggal 15," katanya

Jadi tagihan bulan Oktober akan di bayar pada bulan November, sedangkan tagihan November pada bulan Desember tidak menutup kemungkinan akan di bayarkan sekaligus.

Ia berharap agar PT TGM selaku operator untuk bersabar karena Pemerintah Kota Palembang tidak pernah berniat menunda pembayaran itu. Karena ini sifatnya subsidi jadi sangat di perlukan kehati-hatian dalam pengeluaran anggaran.

Sementara itu sebagai informasi menurut pihak BPKARSS untuk koridor 3-7 tetap beroperasional.

 

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved