Berita Musi Rawas

Peduli Generasi Masa Depan, PT BSC dan BNNK Musi Rawas Gelar Sosialiasasi Bahaya Narkoba

Artinya semua pihak memiliki peran serta dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan dan Penyalahgunaan Peredaran Gelap

Penulis: Eko Mustiawan | Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COm / Eko Mustiawan
Jajaran PT BSC dan BNNK Musi Rawas, saat foto bersama usai kegiatan sosialisasi bahaya narkoba kepada generasi muda. 

SRIPOKU.COM, MUSI RAWAS -- Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, khususnya para remaja yang berada di area sekitar perusahaaan, Minamas Plantation melalui anak usahanya PT Bina Sains Cemerlang (PT. BSC) mengadakan Sosialisasi dan pendampingan tentang bahaya narkoba.

Dalam kegiatan tersebut, PT BSC bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Musi Rawas dan di pusatkan di Desa Semangus Baru, Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Musi Rawas, pada Kamis (09/11/2023) lalu.

Pembukaan kegiatan sosialisasi ini dilakukan di kantor Desa Semanggus baru, dengan dihadiri oleh Kepala BNNK Musi Rawas, unsur Tripika Kecamatan Muara Lakitan, Pemerintahan Desa serta dari PT BSC.

Rangkaian program sebagai upaya pencegahan penanggulangan narkoba ini dilaksanakan mulai dari tanggal 9 November hingga 12 November 2023 kemarin.

Regional Controller Minamas Plantation Region RSS, Mohd. Zamri Bin Pardi mengatakan, permasalahan narkoba bukan hanya menjadi tanggung jawab BNN, tetapi masalah seluruh lapisan masyarakat, pemerintah, lingkungan pendidikan dan lingkungan swasta.

"Artinya semua pihak memiliki peran serta dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan dan Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN)," katanya.

Menurutnya, dengan lingkungan desa sekitar perusahaan yang bersih dari narkoba (Bersinar), tentunya akan sangat membantu dalam komitmen menjadi perkebunan yang bersih dari narkoba. 

"Dengan kerjasama dan kolabarasi semua pihak kita berharap bersama dapat membendung penyalahgunaan narkoba khususnya dikalangan remaja yang sangat rentan terpapar.” jelas Zamri

Zamri menjelaskan, kegiatan ini juga adalah bagian dari upaya manajemen dalam mempersiapkan generasi muda untuk menjadi pemimpin di masa depan. 

"Anak-anak muda ini adalah calon pemimpin masa depan. Apabila mereka terpapar narkoba sejak usia sekolah, maka akan sulit bagi mereka memajukan daerah dan mendapatkan kesempatan bertumbuh termasuk untuk masuk ke dunia kerja nantinya,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala BNNK Musi Rawas, AKBP Abdul Rahman mengapresiasi PT BSC yang telah bersinergi dalam kegiatan desa dan perkebunan bersinar (bersih narkoba). 

"Kami sangat berterima kasih dengan PT BSC yang telah turut berperan serta dalam mendukung program P4GN," katanya.

Peran tersebut lanjut Kepala BNNK Musi Rawas, ditunjukan PT BSC melalui program CSR nya di Desa Semangus Baru. Hal ini adalah bentuk bukti nyata bahwa seluruh elemen masyarakat bisa berperan serta dalam P4GN.

"Dukungan ini perlu dilanjutkan oleh masyarakat desa, untuk bersama-sama menjaga Semangus Baru bersih narkoba demi menciptakan Pemuda Pemudi sukses yang dapat membangun denya," tandasnya.

Ditempat yang sama, Kepala Desa (Kades) Semangus Baru, Panderhof mengungkapkan, Desa Semangus Baru berkomitment untuk menjadi desa bersih dari narkoba demi generasi masa depan yang lebih baik.

"Terima kasih kepada BNN dan PT BSC yang sudah bersinergi mendukung desa Semangus Baru untuk mewujudkan desa yang bersih dari narkoba. Untuk mewujudkan hal ini tentunya perlu dukungan semua pihak khususnya dari  masyarakat," ucapnya.

Dalam Program desa bersih narkoba kolaborasi antara PT BSC dengan BNNK Musi Rawas ini dilaksanakan beberapa kegiatan, seperti sosialisasi P4GN bagi masyarakat, talkshow remaja bersih narkoba di sekolah, pembentukan remaja teman sebaya anti narkotika melalui dialog interaktif remaja serta penyebaran informasi dan edukasi melalui media luar ruang melalui pemasangan spanduk dan baliho. 

Dalam kegiatan ini juga diserahkan bantuan peralatan olahraga bola voli dari PT. BSC kepada Desa Semangus baru.

Kegiatan sosialisasi P4GN yang dilaksanakan tersebut, dimaksudkan untuk menambah wawasan peserta mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba, UU yang mengatur tentang narkotika, hingga penanganan korban penyalahgunaan narkotika yaitu melalui rehabilitasi, mengajak Peserta untuk menyampaikan hidup sehat tanpa Narkoba dan bersama-sama mempunyai ketahanan diri dan ketahanan keluarga dalam menolak penyalahgunaan Narkoba. 

Dalam kegiatan lainya manfaat yang diharapkan dalam Pembentukan Remaja Teman Sebaya Anti Narkotika melalui Dialog Interaktif Remaja ini agar remaja yang dilatih dapat mengenal diri sendiri, merencanakan masa depan dan berinteraksi dengan lingkungan sekitar sehingga remaja memiliki daya tangkal dalam menolak penyalahgunaan narkoba. 

Remaja bisa menjadi contoh (role model) bagi teman sebaya lainnya, baik dalam sikap maupun kepribadian untuk bersih dari narkoba yang bisa saling mengajak pada kebaikan dan bukan mengajak pada hal-hal yang kurang baik. (Eko Mustiawan/CR41)

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA
    Komentar

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved