Bayi Tertukar di Bogor

Hasil Tes DNA Bayi Tertukar di Bogor Segera Diumumkan Polisi, Siti Mauliah & Dian Harap-harap Cemas

Hasil Tes DNA Bayi Tertukar di Bogor Segera Diumumkan Polisi, Dilakukan Secara Silang, Ini Jadwalnya

Editor: Fadhila Rahma
Kolase
Ibu bayi tertukar di Bogor kepada anak yang dirawatnya. 

SRIPOKU.COM - Update kasus Polemik bayi tertukar selama satu tahun di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Polres Bogor akan mengumumkan hasil tes DNA pada kedua orang tua serta bayi yang tertukar, Hari Jumat 25 Agustus nanti.

Sebelumnya, kedua orang tua serta bayi yang tertukar selama satu tahun, telah menjalani tes DNA, di Puslabfor Polri, Sentul, Bogor, Senin (21/8) kemarin.

Kedua belah pihak menjalani tes DNA dengan didampingi para pengacara.

Tes DNA membutuhkan waktu beberapa hari, sehingga rencananya pihak Polres Bogor akan mengumumkan hasilnya pada Jumat (25/8) pekan ini.

Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Yohannes Redhoi Sigiro mengatakan bahwa hasil tes DNA silang terkait bayi diduga tertukar bakal segera diumumkan pihaknya.

Baca juga: Bayi Diduga Tertukar di Bogor di Tes DNA hanya Melalui Air Liur, Ini Kata Ahli Genetika

Siti Mauliah dan ibu D kasus bayi tertukar di Bogor jalani tes DNA tak saling tegur sapa.
Siti Mauliah dan ibu D kasus bayi tertukar di Bogor jalani tes DNA tak saling tegur sapa. (Kolase Sripoku.com/Tribunnewsbogor)

"Kemungkinan akhir minggu ini atau awal minggu depan kita akan menyampaikan hasil tes DNA dari Puslabfor Mabes Polri," kata AKP Yohannes Redhoi Sigiro kepada wartawan, Rabu (23/8/2023).

Sementara ini pun, Yohannes masih belum bisa memberikan keterangan perkembangan detil terkait kasus diduga bayi tertukar ini.

Seperti kejelasan terkait ada tidaknya tindak pidana, soal gelang bayi, hingga unsur kelalaian atau kesengajaan.

Yohannes mengaku pihaknya masih harus menunggu hasil tes DNA dari Puslabfor Mabes Polri.

"Tes DNA dilakukan secara silang. Maka dari kedua pasangan suami istri ini bersama anaknya akan dilakukan cross check atau cross DNA. Nanti akan terlihat menurut fakta dan ilmiah bahwa bayi ini tertukar atau tidak. Kita tunggu bersama, kita akan melaksanakan penyelidikan dan penanganan perkara ini secara profesional dan transparan," ungkap AKP Yohannes Redhoi Sigiro.

Yohannes juga menyampaikan bahwa sejauh ini pihaknya telah memeriksa saksi sebanyak 9 orang terkait dugaan bayi tertukar ini baik dari pihak pengadu maupun dari pihak rumah sakit.

Tes DNA hanya Melalui Air Liur

Ternyata tes DNA silang tidak melalui darah melainkan dilakukan melalui pengambilan air liur.

Hal ini diungkapkan oleh Kasatreskrim Polres Bogor, AKP Yohannes Redhoi Sigiro, seperti dikutip dari Kabar Petang TV One, Senin (21/8/2023).

Halaman
123
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved