Breaking News

Opini: Peringatan Hari Harimau dan Hari Ranger Sedunia 2023

“Pelanggaran atas hak asasi hewan ialah sebuah kejahatan, seperti melakukan penganiayaan dan/atau menyalahgunakan hewan yang mengakibatkan cacat...

Editor: Bejoroy
SRIPOKU.COM/Istimewa
Erman Yulidon Fitriyadi (Praktisi Harimau Sumatera) 

Oleh : Erman Yulidon Fitriyadi
(Praktisi Harimau Sumatera)

HARI Harimau Sedunia (Global Tiger Day) dan Hari Ranger Sedunia (World Ranger Day) yang diperingati setiap tanggal 29 dan 31 Juli kemaren merupakanperayaan tahunan sebagai wujud usaha peningkatan kepedulian umat manusiaakanupaya konservasi harimau dan menghormati para petugas pen.3.jaga hutan yang jejak petualangnya penuh inspiratif dan mulia, bekerja selaras dengan eksistensi dari kucing besar dan kehidupan liar lainnya.

Hampir diseluruh belahan dunia secara serentak merayakan Hari Harimau dan Ranger Sedunia. Di Indonesia sendiri, perayaan ini dirayakan dengan berbagai kreasi seni, video ucapan hingga acaraTalk Show yang menceritakan kisah Apex Predator dan Tiger Warrioryang jejak perkamen sejarah kucing besar Asia ini dikisahkan pernah menancapkan kuku teritorinya di nusa Bali dan Jawa selama berabad-abad lamanya dari sebelum zaman es hingga menyongsong kepunahannya sekitar tahun 1940-an dan 1980-an. Akibat prestige dan serangannya, oleh kolonial Belanda dianggap lebih mematikan dan banyak membunuh warga asal Belanda, dibandingkan dengan serangan dari pemberontakan suku pribumi. Hingga saat Indonesia merdeka, jejak harimau jawa ini juga berkompetisi dalam berbagi ruang persembunyian dengan para pemberontak bersenjata.

Tahun 2023, lembaga Independent yang bekerja untuk konservasi harimau sumatera, yaitu ForumHarimauKita(FHK) bersama jaringan relawan Tiger Heart berkolaborasi dengan Kementerian LHK melalui UPT lingkup KSDAE di sepanjang Sumatera dan berbagai lembaga di 9 Provinsi di dalam dan luar berusaha menanamkan kecintaan terhadap Harimau sedini mungkin lewat aksesibilitas informasi, berupakunjungan ke beberapa Sekolah, Takshow di stasiun Radio RRI, hingga berkolaborasi dengan komunitas seniman dan komunitas anak muda ditiap Provinsi.

Jangan lupa subscribe, like dan share channel Youtube Sripokutv di bawah ini:

Di Bumi Sriwijaya, momen perayaan Hari Harimau sedunia dengan hashtag #know your tigers juga dirayakan oleh BKSDA Sumsel, FHK, Tiger Heart Official Sumsel bersama Mitra Kerjanya. Kepala BKSDA Sumsel Ujang Wisnu Barata, S.Hut., M.Sc., M.Si., sangat mendukung kegiatan yang setiap tahunnya dirayakan setiap tanggal 29 Juli, pertama kali digagas di Saint Petersburg Tiger Summit pada tahun 2010.

Khusus perayaan Hari Ranger Sedunia 2023, dengan hashtag #worldrangerday2023, terutama di Instagram sudah mencapai 465 postingan dari para konservasionist, lembaga pemerintah, NGO internasional seperti WCS Indonesia Program, IAR Indonesia serta juga dari private sector yang sedang/pernah menggunakan tools SMART Conservation Database dan Cyber Tracker (SMART Mobile).

FauziaMaulidiastutiKusmarani, B.Ed., M.Sc.,Executive Officer Forum HarimauKita kepada media pada Jum’at (28/7) menjelaskan bahwa Tema GTD 2023 Know Your Tigers atau Kenali Harimaumu berawal dari harapan FHK untuk menanamkan kebanggaan terhadap harimau pada generasi muda sedini mungkin. “Ide ini juga berawal dari banyaknya informasi dan pengetahuan yang kurang tepat tentang harimau sumatera yang beredar di masyarakat. Kami berharap bisa menjembatani dialog antara praktisi konservasi harimau sumatera dengan masyarakat untuk meluruskan berbagai informasi tersebut,” ungkap Fauzia.Fauzia juga menambahkan sebagai jaringan relawan FHK yang sebagian besar beranggotakan generasi muda, Tiger Heart memiliki peranan penting untuk menjembatanikomunikasi antara para praktisi dan masyarakat umum.

Muhammad Julian Aji Saputra, yang akrab dipanggil Aji adalah Koordinator Tiger Heart Sumselsekaligus sebagai mahasiswa aktif dan anggota MAPALA UIN (Universitas Islam Negeri) Raden Fatah Palembang menyampaikan kepada media pada Kamis (27/7) bahwa kegiatan perayaan Hari Harimau Sedunia di Palembang adalah dalam bentuk dialog Palembang Pagi ini. Upaya Konservasi Harimau di Sumatera Selatan, di stasiun Radio

Jangan lupa juga subscribe, like dan share channel Instagram Sriwijayapost di bawah ini:

Logo instagram.com/sriwijayapost/

“Hadir sebagai narasumber adalah M. Sabilillah sebagai representative Forum HarimauKita di Provinsi Sumsel, Julia Pitria Penyuluh Kehutanan BKSDA Sumsel, dan saya sendiri sebagai Koordinator Tiger Heart Sumsel,” terang Aji. Ada satu point menarik dari Dialog stasiun Radio Pro1RRI Palembang ini, yaitu ketidak setujuan M.Sabilillah terhadap konten creator yang gemar mengeksplorasi harimau atau satwa liar tanpa memperdulikan konsep hak asasi dari satwa tersebut. “Selain pentingnya akan memahami bagaimana harimau hidup di Human-dominated Landscape dan prinsip ko-eksistensi, saya juga menghimbau kepada generasi muda untuk tidak menyukai media sosial yang memanfaatkan satwa liar sebagai media kontennya,” tegas Sabil.

Kegiatan positif mahasiswa ini diapresiasi oleh Coordinator WRU (Wildlife Response Unit) sekaligus PEH Ahli Pertama BKSDA Sumsel Abdul Halim, S.Hut. Abdul halim dalam bincang-bincang dengan awak media, Jum’at (28/7) memberikan himbauan terutama kepada generasi muda untuk menghindari upaya domestikasi satwa liar, karena akan membatasi ruang geraknya, tidak seperti di kehidupan liar, serta lebih menekankan kepada peraturan yang tertuang dalam UU No. 5 Tahun 1990 Pasal 21 ayat 2, Ketentuan Pidana Pasal 40 ayat 2.

“Pelanggaran atas hak asasi hewan ialah sebuah kejahatan, seperti melakukan penganiayaan dan/atau menyalahgunakan hewan yang mengakibatkan cacat dan/atau tidak produktif. Ancaman hukumannya paling singkat satu bulan dan paling lama enam bulan,” terang Abdul halim.

Ketua Perkumpulan Jejaring Hutan Satwa (PJHS) saat ditemui awak media di kota Palembang, Kamis (27/7) menekankan akan pentingnya mengedukasi pekerja hutan tanaman dan masyarakat di areal APL yang areal kerjanya masuk dalam kantong habitat harimau sumatera.

Jangan lupa subscribe, like dan share channel TikTok Sriwijayapost di bawah ini:

Logo TikTok Sripoku.com
Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved