Pemilu 2024

Lega Sambut Putusan MK Sistem Pemilu Terbuka, Golkar Palembang Gaspol Nyalakan Mesin

Setelah diumumkan MK bahwa masih diberlakukan sistem terbuka, maka kemungkinan besar semuanya harus bergerak mencari simpati masyarakat

Tayang:
Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Odi Aria
handout
Sekretaris DPD Partai Golkar Kota Palembang Rubi Indiarta SE bersama Ketua DPD Partai Golkar Kota Palembang M Hidayat SE MSi. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- DPD Partai Golkar Kota Palembang menyambut sukacita hasil putusan Mahkamah Konstitusi terkait masih diberlakukannya sistem Pemilu Proporsional Terbuka pada Pileg 14 Februari 2024 mendatang. 


"Karena Pemilu dilaksanakan sistem terbuka, maka kemungkinan besar caleg-caleg ini akan bergerak untuk mendapatkan suara sebanyak-banyaknya

. Artinya ada nilai positif dan negatifnya. Paling tidak caleg partai Golkar mulai dari saat ini sudah harus menghidupkan mesin-mesinnya," ungkap Ketua DPD Partai Golkar Kota Palembang M Hidayat SE MSi melalui Sekretaris DPD Partai Golkar Kota Palembang Rubi Indiarta SE, Minggu (18/6/2023). 


Menurut Rubi, melihat kemarin-kemarin mereka masih menunggu kepastian sistem pemilu tertutup atau terbuka.

Setelah diumumkan MK bahwa masih diberlakukan sistem terbuka, maka kemungkinan besar semuanya harus bergerak mencari simpati masyarakat sebanyak-banyaknya. 


"Pada prinsipnya karena Partai Golkar di DPP tetap menginginkan Pemilu sistem terbuka. Ini membuktikan bahwa Partai Golkar tetap fokus kepada pemilihan terbuka karena memang keinginan kami seluruh mesin-mesin Caleg ini semuanya berjalan karena kalau sistemnya tertutup maka kemungkinan besar yang berjalan hanya caleg nomor kecil," kata Rubi yang juga Sekretaris KONI Kota Palembang. 

 

Partai Golkar Kota Palembang baru saja kemarin mengikuti Rakerda Partai Golkar Provinsi Sumatera Selatan di Hotel Aston Palembang yang artinya Rakerda itu akan ada turunannya ke setiap kabupaten/kota.

 

Partai Golkar Kota Palembang Selasa (20/6/2023) nanti akan melaksanakan rapat persiapan Rakerda dan Hari Raya Idul Adha.

Nanti di rapat itu diputuskan kapan waktu akan melaksanakan Rakerda. Tapi kemungkinan di Juli awal akan melaksanakan Rakerda. 


"Karena akan  ada penetapan DCS di bulan Agustus. Jadi sebelum DCS itu diumumkan maka Rakerda itu kami menginginkan agar segera diselesaikan," kata Rubi. 

 

Nah Rakerda itu nanti kata Rubi berisi tentang persiapan-persiapan Bacaleg dalam menghadapi kontestasi Pileg secara terbuka seperti diumumkan oleh MK bahwa sistem Pileg 2024 secara terbuka. 


Artinya setiap caleg dari Partai Golkar semuanya memiliki peluang menang karena yang dihitung suara terbanyak nanti. Siapa yang memiliki suara terbanyak, maka dia yang akan terpilih menuju ke Parlemen. 

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved