Warga Tegal Binangun Demo
Warga Tegal Binangun Tolak Masuk Banyuasin, Kelurahan Sebut Batas Wilayah Dipasang Habis Lebaran
Kelurahan Jakabaring Selatan menanggapi sikap penolakkan warga Tegal Binangun masuk wilayah Banyuasin.
Penulis: Melati Putri Arsika | Editor: Odi Aria
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Merespon aksi demo warga Tegal Binangun, pihak kelurahan tanggapi sikap penolakkan.
Aksi demo yang dilakukan warga Tegal Binangun sebagai bentuk sikap tegas menolak masuk menjadi bagian Banyuasin.
Mereka bersikeras untuk mempertahankan keberadaan wilayah Tegal Binangun masuk ke Kota Palembang.
Baca juga: Lurah Jakabaring Selatan Akui Warga Tegal Binangun Tolak Masuk Banyuasin, Ingatkan Soal Permendagri
Menanggapi hal itu, Lurah Jakabaring Selatan, Zahrudin menegaskan soal surat keputusan (SK) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) nomor 134.
"Memang ada Kemendagri 134 itu soal batas wilayah," ujar Zahrudin saat dihubungi wartawan Sriwijaya Post, Minggu (16/4/2023).
Kendati begitu, ia mengaku belum melihat SK tersebut sehingga tidak bisa memberikan kepastian soal batas wilayah.
"Jadi letak perbatasan yg sebenarnya itu kan belum tahu. Apakah di Patra atau bukan, itu belum bisa dipastikan," jelasnya.
"Jadi belum tahu mereka masuk wilayah Palembang atau Banyuasin," imbuhnya.
Zahrudin mengungkapkan SK Kemendagri tersebut saat ini berada di tangan Wakil Bupati Banyuasin.
Ia mengatakan perencanaan pembangunan batas wilaya antara Banyuasin dengan Kota Palembang dilakukan sehabis hari raya Idul Fitri.
"Kami bertemu pak Wabup rencananya itu nanti habis Lebaran sepertinya," ungkapnya.
"Batas-batas itu baru akan kita turun, dilihat seperti apa batasnya," lanjutnya.
Karena SK Kemendagri masih di tangan Wakil Bupati Banyuasin, kata Zahrudin, ia tidak bisa berbuat maksimal.
"Jadi kami selaku pemerintahan di Jakabaring ini tidak bisa berbuat apa-apa," ucapnya.
"Tapi kami tidak melarang warga untuk demo, namun sebab akibatnya pasti ada," sambungnya.
Ia berharap pemerintah Kota Palembang dan Kabupaten Banyuasin segera menyelesaikan masalah batas wilayah.
Sehingga masyarakat Tegal Binangun mendapat jawaban pasti atas sikap tegas mereka menolak menjadi bagian dari Banyuasin.
"Biarkan nanti pemerintah kabupaten dengan pemerintah Kota Palembang akan menyelesaikan dimana batas sebenarnya wilayah Jakabaring dengan Kota Palembang," tambahnya.
Warga Tegal Binangun Ngotot Jadi Warga Palembang, Ancam Gelar Demo Setiap Bulan Jika tak Dipenuhi! |
![]() |
---|
Pemprov Sumsel Minta Waktu 30 Hari Tentukan Nasib Tegal Binangun, Massa Ancam Kembali Lakukan Demo |
![]() |
---|
Baca Yasin Bersama Hingga Bawa Keranda Mayat, Warga Tegal Binangun Ngotot Masuk Wilayah Palembang |
![]() |
---|
Bawa Keranda Mayat ke Kantor Gubernur Sumsel, Warga Tegal Binangun Ngotot Masuk Wilayah Palembang |
![]() |
---|
BREAKING NEWS: Perjuangkan Wilayah Masuk Palembang Warga Tegal Binangun Demo ke Kantor Gubernur |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.