Berita OKU

Sebagian Kolam Demplot di Kampung Ikan Gabus Desa Martajaya OKU Sudah Ditebar Bibit Ikan

Agus Sutikno, pembudidaya ikan gabus desa setempat menuturkan, saat ini sebagian kolam demplot sudah ditebar bibit ikan.

Penulis: Kilas KG Media | Editor: Ahmad Farozi
Dok Humas Pemkab OKU
PJ Bupati OKU, Teddy Meilwansyah saat meninjau demplot kolam ikan gabus di Desa Martajaya, Kecamatan Luburaja, Kabupaten OKU. 

SRIPOKU.COM, BATURAJA - Sebanyak 30 kolam demplot di Desa Martajaya, Kecamatan Lubukraja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), kini sudah mulai di tabur bibit ikan gabus.

Agus Sutikno, pembudidaya ikan gabus desa setempat menuturkan, saat ini sebagian kolam demplot sudah ditebar bibit ikan.

Selain itu di pinggir kolam demplot juga ditanami tanaman tumpang sari. Seperti terong, kacang dan sayur mayur untuk memenuhi kebutuhan kelompok pembudi daya ikan.

"Tanaman tumpang sarinya sudah mulai berbuah," kata Agus, Jumat (31/3/2023).

Pj Bupati OKU, Teddy Meilwansyah mengatakan, Desa Marta Jaya akan menjadi sentra budidaya ikan gabus.

Agar menjadi penggerak roda perekonomian dan mengangkat harkat dan martabat masyarakat di Lubuk Raja.

"Semua akan kita gerakan, termasuk masyarakat juga akan terlibat dalam kampung perikanan ini," kata Teddy saat meninjau demplot kolam ikan gabus.

Dikatakan, demplot tersebut merupakan percontohan kampung perikanan yang berjumlah 30 kolam dengan satu kolam berukuran 5×10 meter yang diisi ribuan bibit ikan gabus.

Tidak hanya Kecamatan Lubuk Raja ini saja, kedepan budidaya kampung perikanan ini akan dicoba ke seluruh daerah yang ada di Kabupaten OKU.

Untuk mencontoh budidaya ikan yang dilakukan di Desa Martajaya.

Diharapkan prorgam ini nanti akan berhasil sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten OKU.

Desa Marta Jaya sudah dicanangkan sebagai kampung ikan gabus tahun 2022.

Kemudian dilanjutkan dengan terobosan mencetak kolam–kolam demplot di bulan November 2022.

Ikan gabus memiliki nilai ekonmomis yang tinggi dan dibutuhkan di Sumsel sebagai kota pempek dan makanan olahan ikan lainnya.

Itulah sebabnya bupati sangat optimis, jika prorgam ini berhasil maka OKU akan menjadi pemasok ikan gabus dan pendapatan rakyat akan meningkat.

Selain itu program ini merupakan bagian dari penyatuan program Pemkab OKU dalam upaya pengendalian Inflasi, penurunan angka stunting dan penghapusan kemiskinan ekstrim di OKU.

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved