Mutiara Ramadhan
Mutiara Ramadhan: Sunnah Berbuka Ala Rasulullah SAW
Salah satu momentum yang dinantikan di Ramadan adalah ketika kita sudah berpuasa seharian penuh menahan dari segala hal yang membatalkan puasa
Oleh: Bela Wahyuni
(Lembaga Kajian dan PDL Yayasan Izzatuna Palembang)
SRIPOKU.COM -- DALAM Kitab Mirqotul Mafatih syarah dari Misykatul Mashobih, disebutkan dua kegembiraan dunia dan di akhirat yang secara spiritual dan soal dialami orang berpuasa.
Yakni, kegembiraan saat berbuka karena telah terbebas dari tanggungan perintah Allah atau sebab mendapatkan pertolongan dapat menyempurnakan puasa atau sebab dapat makan dan minum sesudah menahan lapar dan dahaga atau sebab meraih pahala yang diharapkan.
Kedua, kegembiraan saat bertemu Tuhan sebab mendapatkan balasan amal puasa, mendapatkan pujian, atau keberuntungan dapat berjumpa dengan Allah. (Al-Mulla Al-Qari, Marqatul Mafatih Syarh Misykatil Mashabih, juz IV, halaman 1363.
Dan memang benar, salah satu momentum yang dinantikan di Ramadan adalah ketika kita sudah berpuasa seharian penuh menahan dari segala hal yang membatalkan puasa dan berbuka puasa menjadi hal yang sangat dinantikan. Tak pernah terjadi, di jelang berbuka semua anggota keluarga lengkap dengan segela persiapan menunggu detik-detik azan maghrib.
Semua begitu bahagia dan sepertinya tidak ada, diantara orang yang berpuasa bersedih hati, manakalah tiba waktu yang dibolehkan, yang dihalalkan Allah SWT untuk makan dan minum. Lantas, bagaimana cara berbuka puasa ala Rasulullah SAW agar kita dapat meneladaninya dengan cara menirunya.
Jangan lupa subscribe, like dan share channel Youtube Sripokutv di bawah ini:
Puasa Ramadan adalah salah satu dari lima rukun Islam, dan itu membutuhkan pantang makan dan minum dari fajar hingga matahari terbenam. Namun, berbuka puasa sama pentingnya dengan menjalankannya, dan ada beberapa Sunnah yang dianjurkan untuk diikuti oleh umat Islam. Berbuka puasa Ramadhan adalah sunnah yang sangat dianjurkan dari Rasulullah dan disebutkan dalam beberapa hadits. Berikut adalah beberapa sunnah terkait dengan berbuka puasa Ramadan:
1. Mengucapkan Do'a saat berbuka puasa
Dianjurkan untuk mengucapkan Do'a "Allahumma inni laka sumtu wa bika aamantu wa 'ala rizqika aftartu" (Ya Allah, aku berpuasa untuk-Mu dan aku beriman kepada-Mu dan Saya berbuka puasa dengan rezeki-Mu) saat berbuka puasa. Sunnah ini disebutkan dalam Sunan Abu Dawud dan Sunan Ibnu Majah.
2. Makan secukupnya
Nabi Muhammad SAW biasa makan secukupnya saat berbuka puasa dan menyarankan para pengikutnya untuk melakukan hal yang sama. Sunnah ini disebutkan dalam Sahih Al-Bukhari dan Sahih Muslim.
Nabi Muhammad SAW berkata: "Anak Adam tidak mengisi wadah yang lebih buruk dari perutnya. Cukuplah bagi anak Adam untuk makan beberapa suap untuk membuatnya tetap hidup, tetapi jika dia harus (mengisi perutnya) ), lalu sepertiga untuk makanannya, sepertiga untuk minumannya, dan sepertiga untuk nafasnya.” (Sunan al-Tirmidzi)
3. Berbuka puasa dengan kurma dan air
Teryata Rasullulah berbuka puasa dengan makan kurma dahulu, baru dengan air. Hal ini berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik, di mana dia berkata: "Nabi Muhammad SAW biasa berbuka puasa dengan kurma segar sebelum dia berdoa; jika kurma segar tidak tersedia, dia akan memakannya (kering) kurma; jika kurma kering tidak tersedia, dia akan minum beberapa teguk air." (Sunan Abi Dawud).
Terakhir, Rasullulah menutup dengan sholat magrib, sholat diawal waktu adalah hal yang afdol dilakukan. Semoga kita semua dapat meneladani setiap prilaku Rasulullah Shalallaaahu Alaihi Wassalaam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Bela-Wahyuni.jpg)