Berita Palembang

Bercampur Tanah Proyek Flyover, Air Banjir di Jalan R Sukamto Palembang Kuning Pekat

Akibat hujan yang mengguyur Kota Palembang, membuat banjir terjadi di Jalan R Sukamto, Kecamatan Kemuning, Kota Palembang, Sumatra Selatan (Sumsel).

Penulis: Oki Pramadani | Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM / Oki Pramadani
Akibat hujan yang mengguyur Kota Palembang, membuat banjir terjadi di Jalan R Sukamto, Kecamatan Kemuning, Kota Palembang, Sumatra Selatan (Sumsel). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Akibat hujan yang mengguyur Kota Palembang, membuat banjir terjadi di Jalan R Sukamto, Kecamatan Kemuning, Kota Palembang, Sumatra Selatan (Sumsel).

Jalan R Sukamto memang menjadi langganan banjir setiap hujan deres mengguyur Kota Palembang.

Namun, ada yang berbeda dari banjir sebelumnya dengan banjir yang terjadi saat ini, Sabtu (25/3/2023).

Air yang tergenang di Jalan R Sukamto berwana lebih kuning pekat karena air yang bercampur lumpur.

Penyebabnya tidak lain karena air yang bercampur tanah proyek proses pembangunan Flay Over Simpang Sekip.

Pekerja yang sedang melakukan tahapan pengerukan pada bahu jalan membuat tanah dari hasil kerukan bercampur dengan airĀ  banjir.

Baca juga: Diguyur Hujan, Jalan Pipa Reja Palembang Banjir, Air Setinggi Lutut Orang Dewasa

Akibat pengendara yang lewat Jalan di Jalan R Sukamto harus lebih berhati-hati, karena kondisi air yang lebih kotor.

Selain air kotor, pada bagian beberapa titik tertuntu jalan lebih licin karena lumpur.

Suryati, salah satu pengendara yang melintas menuturkan bahwa melintasi banjir di Jalan R Sukamto bukan merupakan hal baru baginya karena jalan tersebut memang merupakan langganan banjir.

Namun kali ini genangan air yang menggenang di Jalan R Sukamto lebih kuning pekat.

"Warna air lebih pekat, mungkin karena bercampur tanah proyek pembangunan Flyover Simpang Sekip," ujar dia.

Ia pun harus lebih berhati-hati, meskipun air tidak terlalu tinggi, namun kondisi air yang lebih pekat membuat jalan tidak terlihat.

"Apalagi kan ada sebagian jalan ditutup, jadi harus lebih berhati-hati, karena bisa jadi ada lubang yang tidak terlihat," terangnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved