Pileg 2024

Cerita Dokter Azzahrazade, Nekat Terjun ke Politik & Maju DPD RI, Terinspirasi Lihat Hanna Gayatri

dr Azzahrazade yang menjadi salah satu bakal calon anggota Dewan Pimpinan Daerah (DPD) RI atau senator asal Sumatera Selatan ini berasal dari Partai

KBR ID
Dokter Azzahrazade dan Hanna Gayatri 

SRIPOKU.COM - Lolos menjadi salah satu dari 10 orang yang dinyatakan memenuhi syarat Verifikasi Faktual (Verfak) DPD RI, membuat nama Dokter Azzahrazade tuai sorotan.

Dikutip dari KPU Sumsel, dokter Azzahrazade lolos karena memenuhi syarat dengan jumlah dukungan sebanyak 3813.

dr Azzahrazade yang menjadi salah satu bakal calon anggota Dewan Pimpinan Daerah (DPD) RI atau senator asal Sumatera Selatan ini berasal dari Partai Amanat Nasional (PAN).

Kelolosan dr Azzahrazade menjadi bagian dari 10 nama yang lulus verfak mengundang banyak rasa penasaran.

Sudah punya profesi mentereng sebagai dokter, banyak orang yang penasaran mengenai alasan dr Azzahrazade terjun ke politik.

Diwawancarai Tim Sripoku.com, dr Azzahrazade akhirnya bercerita mengenai alasannya terjun ke dunia politik.

Menurut dr Azzahrazade, faktor yang paling mempengaruhi dirinya untuk terjun ke dunia politik adalah keluarga.

Sebagai anak dari seorang yang punya nama besar di dunia politik, tanpa sadar dr Azzahrazade memiliki ketertarikan yang sama.

Profil dr Azzahrazade, keponakan mantan Menko Perekonomian Hatta Rajasa
Profil dr Azzahrazade, keponakan mantan Menko Perekonomian Hatta Rajasa (Instagram)

Diketahui dr Azzahrazade adalah anak dari Hanna Gayatri.

Sejak tahun 2009, Hanna Gayatri diketahui menjabat sebagai anggota DPR RI dari partai PAN, dan dari sanalah dr Azzahrazade menjadikan ibunya sebagai inspirasi.

Apalagi saat ibunya bisa berinteraksi, mendengar dan menyampaikan aspirasi masyarakat.

Baginya hal yang paling menyenangkan adalah saat bisa menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasinya.

"Ibu saya, Hanna Gayatri, sejak 2009 sampai sekarang masih menjabat sebagai anggota DPR RI dari partai PAN, dapil 2 Sumatera Selatan, dan sering sekali pulang ke dapil dan bertemu masyarakat.

Walaupun keluarga saya banyak figur yang aktif berpolitik, justru saya muncul ketertarikan di bidang politik saat melihat ibu saya berinteraksi, mendengar dan menyampaikan aspirasi masyarakat.

"Saya merasa sekolah tinggi tinggi, tapi tidak ada yang mengalahkan rasanya turun langsung dan berada di tengah masyarakat,"ujarnya kepada Sripoku.com pada Senin(20/3/23).

Halaman
12
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved