Banjir Sumsel

BPBD OKU Selatan Ingatkan Masyarakat untuk Tetap Waspada Bencana Susulan

Hujan lebat masih mengguyur Kabupaten OKU Selatan beberapa hari terakhir masih menjadi perhatian BPBD OKU Selatan Waspada Bencana Susulan

|
Penulis: Alan Nopriansyah | Editor: bodok
SRIPOKU.COM/alan
Pasca Banjir Bandang masyarakat di Desa Sidorahayu dan TNI-Polri membersihkn lumpur di bangunan musholah dan jalan umum, Minggu (12/3/2023). 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Alan Nopriansyah

SRIPOKU.COM, MUARADUA - Hujan lebat masih mengguyur Kabupaten OKU Selatan beberapa hari terakhir masih menjadi perhatian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKU Selatan dalam mengantisipasi bencana susulan.

Sebelumnya, pada Kamis 9 Maret 2023 lalu, selain melanda Kabupaten Lahat dan Kabupaten Muara Enim, bencana banjir bandang juga melanda Kabupaten OKU Selatan, yang menghanyutkan 3 unit rumah warga Dusun VII Desa Sido Rahayu Kecamatan Buay Pemaca OKU Selatan.

Mengantisipasi bencana susulan, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD OKU Selatan Koni Ramli meminta warga khusus di Desa Sidorahayu meningkatkan kewaspadaan, terlebih saat ini intensitas curah tinggi masih kerap terjadi setiap harinya.

"Iya untuk mengantisipasi bencana susulan, kita himbau warga Sidorahayu meningkatkan kewaspadaan, jika kondisi tidak memungkinkan hujan lebat terjadi agar kiranya mengungsi ke lokasi yang aman," ungkap Koni Ramli, Minggu (12/3/2023).

Dihimpun, Meski mempora-porandakan sedikitnya 9 unit rumah, fasilitas umum jembatan gantung dan masjid bencana banjir Bandang dari saluran anak sungai Tehmi yang meluap juga memang cepat surut.

Pasca bencana warga sekitar bahu membahu membersihkan material banjir Bandang, serta memperbaiki kerusakan-kerusakan pasca diterjang Banjir bersama Perangkat Desa, Kecamatan dan TNI-Polri.

Dikonfirmasi terpisah Camat Buay Pemaca Sainal Sagiman mengaku jika untuk fasilitas umum persedian air bersih sementara ini warga Desa terpaksa meminta ke Desa tetangga.  

"Saat ini masih pembersihan lahan banjir kemaren, untuk air bersih sementara masih disuply dari Desa tetangga,"katanya.

Sama halnya dengan penerangan kelistrikan, warga setempat yang memang bergantung dengan PLTA, kembali memaksimalkan mesin turbin yang sempat rusak, dikarenakan listrik belum masuk ke Desa setempat.

"Kemaren turbin sudah mulai di perbaiki oleh warga, semoga bencana ini tidak terulang lagi," ucap Camat Buay Pemaca.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved