Daftar Jenis Buah yang Tak Boleh Dikonsumsi saat Sedang Batuk, Bisa Tambah Parah

Di satu sisi, jeruk membantu tubuh memulihkan diri dengan kandungan vitamin C dan elektrolitnya seperti potasium.

SRIPOKU.COM/ANTONI AGUSTINO
FOTO ILUSTRASI -- Bisa Memperparah, Ini 5 Buah yang Sebaiknya Tidak Dimakan Saat Batuk 

SRIPOKU.COM -- Mengkonsumsi buah memang sangat bermanfaat untuk tubuh, terutama karena buah memiliki kandungan yang baik untuk kesehatan.

Meski begitu, tidak selamanya mengkonsumsi buah baik untuk tubuh, terutama dalam kondisi medis tertentu, salah satunya ketika sedang batuk.

Ketika sedang batuk, beberapa buah yang dikonsumsi akan semakin memperparah kondisi tersebut.

Alih-alih sehat, batuk justru semakin parah karena mengonsumsi buah-buahan.

Lalu, apa saja buah yang sebaiknya tidak dimakan saat batuk karena akan memperparah kondisi?

===

Buah yang tidak boleh dimakan saat batuk

Berikut buah-buahan yang sebaiknya tidak dikonsumsi saat mengalami batuk:

1. Jeruk

Dikutip dari Huffpost, konsumsi buah jeruk saat batuk kerap memunculkan perdebatan.

Di satu sisi, jeruk membantu tubuh memulihkan diri dengan kandungan vitamin C dan elektrolitnya seperti potasium.

Di sisi lain, tingkat keasaman jeruk justru berpotensi semakin mengiritasi tenggorokan dan memperparah batuk.

Bukan hanya jeruk, anjuran tak mengonsumsi buah asam saat batuk juga berlaku untuk buah lain, termasuk lemon, jeruk nipis, dan grapefruit.

Sebagai alternatif, bisa mencoba buah lain untuk memenuhi kebutuhan vitamin C dan elektrolit, seperti jambu biji, sampai tenggorokan terasa lebih baik.

Ilustrasi jeruk.
Ilustrasi jeruk. (Net)

2. Alpukat

Kaya akan vitamin E, ternyata alpukat masuk dalam salah satu buah yang sebaiknya tidak dimakan saat batuk.

Dilansir dari laman NDTV, alpukat mengandung histamin, bahan kimia yang dapat memicu reaksi alergi dalam tubuh.

Merujuk penelitian di Jurnal Multidisciplinary Digital Publishing Institute (MDPI), ditemukan bahwa satu buah alpukat mengandung 23 mg/kg histamin.

Histamin sendiri akan meningkatkan aliran darah di tubuh yang terpapar alergen, dan menimbulkan inflamasi atau peradangan.

Bahan kimia ini bekerja dengan memicu tubuh memproduksi lebih banyak lendir, sehingga meningkatkan risiko batuk berdahak dan hidung meler.

Oleh karena itu, seseorang yang tengah menderita batuk dan pilek sebaiknya menghindari makanan kaya akan histamin termasuk alpukat.

Ilustrasi Alpukat.
Ilustrasi Alpukat. (IST)

3. Stroberi

Sama halnya alpukat, konsumsi stroberi juga sebaiknya dihindari saat batuk karena mengandung histamin.

Bukan hanya mengandung histamin, menurut The Journal of Medicine Netherlands, buah ini turut memicu tubuh memproduksi histamin.

Dengan mengonsumsi stroberi di sela-sela batuk atau pilek, tubuh kemungkinan akan memproduksi lendir baik dalam bentuk dahak ataupun ingus.

Ilustrasi stroberi.
Ilustrasi stroberi. (www.ygeiaonline.gr)

4. Pisang

Pisang kaya akan potasium, tetapi sebaiknya tak dimakan selama batuk menyerang.

Pasalnya, menurut penelitian dalam Annals of Dermatology, pisang memicu tubuh mengeluarkan histamin.

Namun begitu, belum ada penelitian lebih lanjut terkait alasan pisang bisa menyebabkan tubuh menghasilkan histamin.

Ilustrasi Pisang.
Ilustrasi Pisang. (Tribunnews)

5. Tomat

Tomat yang secara botani dikategorikan sebagai buah, kaya akan vitamin C dan antioksidan yang baik bagi tubuh.

Kendati begitu, buah ini bisa memperburuk batuk yang tengah diderita.

Sebab, tomat merupakan buah asam yang bisa memperburuk iritasi.

Ilustrasi Tomat.
Ilustrasi Tomat. (SRIPOKU.COM/Wawan Septiawan)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bisa Memperparah, Ini 5 Buah yang Sebaiknya Tidak Dimakan Saat Batuk"

===

Simak berita Sripoku.com lainnya di Google News

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    Berita Populer

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved