Pengantin Baru Tenggelam

Objek Wisata Pantai Bidadari Danau Ranau, Sudah Tiga Kali Menelan Korban Jiwa

Objek wisata Pantai Bidadari Danau Ranau Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS) menjadi lokasi tepat untuk bersantai menghilangkan penat

Penulis: Alan Nopriansyah | Editor: bodok
SRIPOKU.COM/alan
Riko Aprianto (27) foto semasa hidup bersama istrinya Novita Andriani (18) 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Alan Nopriansyah

SRIPOKU.COM, MUARADUA - Objek wisata Pantai Bidadari Danau Ranau Kabupaten OKUS (Ogan Komering Ulu Selatan) menjadi lokasi tepat untuk bersantai menghilangkan penat selama melakukan aktivitas yang padat.

Namun dibalik itu juga, masyarakat yang berwisata harus lebih berhati-hati di sekitaran Pantai Bidadari tersebut.

Lantaran menurut informasi masyarakat kurun waktu 3 tahun sudah 3 orang korban tenggelam di Destinasi wisata Danau Ranau

Sebelumnya korban adalah seorang santri bernama Alex (15) dari Way Kanan Lampung di area wisata Pantai Pelangi di tahun 2019, Selanjutnya AS (16) warga Simpang Sender tenggelam di wisata Villa Pusri di tahun 2022.

Kini kembali terjadi baru-baru ini, seorang wisatawan Riko Aprianto (27) warga Desa Karya Jaya Unit 13 Kecamatan Sinar Peninjauan Kabupaten OKU (Ogan Komering Ulu) di area wisata Pantai Pelangi, Sabtu (7/1/2022).

Kronologis sebelum kejadian, korban yang berlibur yang merupakan warga Desa Karya Jaya Unit 13 Kecamatan Sinar Peninjauan Kabupaten OKU, berwisata ke Pantai Bidadari mengajak keluarganya, tertarik untuk menyewa perahu karet. 

Hanya saja perahu karet yang disewa Rp 30 ribu per orang tak dilengkapi safety pelampung dan nekat tetap mendayung.

"Awalnya korban dan keluarga ini menyewa perahu karet, Rp 30 ribu per orang, tapi tidak menggunakan pelampung," terang Saksi Roni. 

Namun naas, gelombang ombak yang tidak bersahabat, perahu yang ditumpangi terbalik sehingga korban yang tak memakai pelampung terjatuh dan tenggelam, sementara saudaranya berhasil menepi ke bibir pantai.

"Dalam perahu ada 3 orang, saat perahu terbalik, awalnya itu kepalanya masih kelihatan dan tak lama sudah tenggelam," terang Roni.

Setelah dinyatakan hilang sekitar pukul 12.30, dilakukan pencarian oleh tim Basarnas dan TRC BPBD OKUS korban tak muncul ke permukaan Danau.

Selang beberapa jam, setelah menerima masukan dari penduduk setempat, keluarga memutuskan membuat sesajen, hingga korban muncul dan ditemukan sekitar pukul 15.30.

"Tak berselang lama, sesudah sesajen di buat korban ditemukan, oleh Tim pencarian," katanya.

Lalu jenazah korban Riko Aprianto yang ditemukan sudah tak bernyawa di perairan objek wisata Pantai Pelangi Danau Ranau, Sabtu (7/1) pukul 15.30, dibawah oleh Basarnas dan Tim TRC BPBD OKUS membuat gempar penduduk dan wisatawan 

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved