Berita Banyuasin

Menguak Misteri Hutan Inggris di Km 21 Banyuasin Sumsel, Ada Ular Besar, Kapal Besar & Ribuan Monyet

Konon di dalam hutan Inggris itu juga ada makhluk halus, banyak hewan buas dan ikan jadi-jadian. Tidak satu pun orang berani masuk ke hutan itu.

Editor: Sudarwan
Foto Yokin Darma Pratama
Hutan Inggris dengan beberapa bangunan tua peninggalan bangsa Belanda di Jalintim Km 21 Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan. Hutan Inggris ini menyimpan banyak misteri dan mitos. 

SRIPOKU.COM, BANYUASIN - Di wilayah Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan, tepatnya di pinggir jalan lintas timur (Jalintim) Kilometer 21, terdapat hutan lindung atau masyarakat setempat menyebutnya hutan Inggris.

Hutan lindung atau hutan Inggris seluas 5 hektare itu menyimpan misteri atau beberapa mitos dan bangunan peninggalan bangsa Belanda.

Pantauan di lapangan, Senin (5/12/2022), tampak bagian depan hutan lindung atau hutan Inggris tersebut ada dua pohon berukuran besar.

Baca juga: Sejarah Danau Yapi di Banyuasin Sumsel yang Indah dan Misteri Ular Besar hingga Tewasnya Pelajar SMP

Tampak bagian depan hutan lindung atau hutan Inggris yang berada di pinggir jalan lintas timur (jalintim) kilometer 21 Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan, Jumat (2/12/2022).
Tampak bagian depan hutan lindung atau hutan Inggris yang berada di pinggir jalan lintas timur (jalintim) kilometer 21 Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan, Jumat (2/12/2022). (Foto Yokin Darma Pratama)

Sementara di bagian belakang hutan Inggris ada dua danau peninggalan bangsa Belanda.

Seorang warga berada di tepi kolam peninggalan bangsa Belanda yang berada di bagian belakang hutan lindung atau hutan Inggris Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan, Jumat (2/12/2022).
Seorang warga berada di tepi kolam peninggalan bangsa Belanda yang berada di bagian belakang hutan lindung atau hutan Inggris Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan, Jumat (2/12/2022). (Foto: Yokin Darma Pratama)

Di bagian belakang juga ada bangunan bak tua, diperkirakan dibangun tahun 1937 berbentuk lingkaran berisi air yang diyakini sebagai peninggalan bangsa Belanda.

Bangunan bak tua itu kemungkinan digunakan masyarakat pada zaman dulu untuk menampung air bersih.

Bangunan tua bak berisi air yang berada di bagian belakang hutan lindung atau hutan Inggris peninggalan bangsa Belanda, Jumat (2/22/2022).
Bangunan tua bak berisi air yang berada di bagian belakang hutan lindung atau hutan Inggris peninggalan bangsa Belanda, Jumat (2/22/2022). (Foto Yokin Darma Pratama)

Terlihat juga bangunan rumah tua berukuran sekitar 4 x 4 setinggi kurang lebih 8 meter yang juga diyakini peninggalan bangsa Belanda.

Bangunan rumah tua peninggalan bangsa Belanda di hutan Inggris Banyuasin Sumsel, Jumat (2/12/2022).
Bangunan rumah tua peninggalan bangsa Belanda di hutan Inggris Banyuasin Sumsel, Jumat (2/12/2022). (Foto Yokin Darma Pratama)

Warga setempat, Suroso (65) mengatakan, hutan tersebut memiliki sejumlah mitos.

"Mitosnya di dalam ada kapal zaman dahulu, katanya ada 3 kapal besar. Makanya hutan ini disebut kampung inggris," ujar Suroso.

Mitosnya juga, masih kata Suroso, di dalam kapal besar tersebut dihuni oleh ribuan ekor monyet.

"Di dalam kapal itu dihuni ribuan ekor monyet. Hutan ini juga diyakini dulunya sebagai tempat perkampungan bangsa Belanda," ujarnya.

Sementara warga sekitar lainnya, Painan (63) menuturkan, di dalam hutan Inggris tersebut ada banyak hewan buas.

"Seperti ular, macam loreng, beruk, dan hewan buas lainnya pasti ada di situ," ujar Painan.

Ular Besar

Halaman
12
Sumber:
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved