Sholawat

Membaca Sholawat di Hari Jumat Lebih Utama Daripada Baca Alquran, Berikut Penjelasan Syekh Ali Jaber

Istiqomah membaca sholawat di hari Jumat akan mendapatkan fadilah lebih besar dari baca Al-Quran, ini penjelasannya.

Penulis: Melati Putri Arsika | Editor: Sudarwan
capture/YouTube
Syekh Ali Jaber menjelaskan tentang fadilah sholawat ketika dibaca di hari Jumat. 

SRIPOKU.COM - Membaca sholawat menjadi salah satu doa untuk umat Islam mendapat syafaat Nabi Muhammad.

Namun, bukan hanya itu ternyata membaca sholawat memiliki fadilah yang lain.

Lantas fadilah apa saja yang didapat apabila istiqomah membaca sholawat? Yuk simak penjelasannya di artikel berikut ini.

Baca juga: Sholawat Jadi Pintu Solusi Masalah Hidup, Ustaz Adi Hidayat Beberkan Keutamaan yang Bakal Didapat

Berikut ini penjelasan Syekh Ali Jaber rahimahullah mengenai keutamaan membaca sholawat di hari Jumat.
Berikut ini penjelasan Syekh Ali Jaber rahimahullah mengenai keutamaan membaca sholawat di hari Jumat. (YouTube)

 

Dikutip dari kanal YouTube Taman Surga, Almarhum Syekh Ali Jaber pernah mengatakan bahwa Nabi Muhammad mempunyai satu permintaan untuk umatnya.

Ia menjelaskan permintaan tersebut berupa bentuk kecintaan Nabi Muhammad kepada umat Islam.

Nabi Muhammad meminta untuk membaca sholawat setiap hari Jumat dan malam Jumat.

"Rasul bersabda perbanyaklah bersholawat kepadaku di hari Jumat dan malam Jumat," ujar Syekh Ali Jaber dikutip Sripoku.com, Jumat (2/12/2022

"Ini keistimewaan, khusus dan menjadi amalan utama bahkan yang terutama di hari Jumat dan di malam Jumat ialah fokus hanya bersholawat kepada Rasul," jelasnya.

Syekh Ali Jaber menjelaskan membaca sholawat bukan hanya mendapatkan syafaat.

"Bahkan Rasul bersabda orang yang paling dekat kepadaku di hari kiamat ialah yang paling banyak bersholawat kepadaku," ucapnya.

Hal itu menjadi permintaan Nabi Muhammad karena berpesan langsung untuk umatnya.

"Apa yang diminta oleh Rasul, ia tak meminta banyak dari kita. Karena sholawat kalian Allah sampaikan kepadaku (Nabi Muhammad)," lanjutnya.

Ia juga menjelaskan ketika masih belajar di Madinah, gurunya Syekh Muhammad bin Muhammad bin Mukhtar bin As Syinqity pernah mengatakan hal penting tentang sholawat.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved