Berita OKU
Pj Bupati OKU Undang Pemuda Lentera Sriwijaya, Pelatih Pecak Silat Tanpa Bayaran, Trigger Pemuda OKU
PJ Bupati OKU H Teddy Meilwansyah SSTP MM MPd undang Pemuda Lentera Sriwijaya yang terpilih mewakili OKU
Penulis: Leni Juwita | Editor: bodok
SRIPOKU.COM, BATURAJA - PJ Bupati OKU H Teddy Meilwansyah SSTP MM MPd undang Pemuda Lentera Sriwijaya yang terpilih mewakili OKU.
Apriansyah SSos pemuda yang turut melestarikan Seni Budaya Pencak Silat ini rela melatih siswa silat secara gratis dari desa ke desa di Kecamatan Semidang Aji.
Kehadiran Apriansyah diterima di rumah dinas Bupati OKU Minggu (23/10/2022).
Pemuda Lentera Sriwijaya asal OKU ini akan menerima penghargaan di Ulang Tahun Sriwijaya Post ke-35 yang diperingati yang upacara pemberian penghargaan di kantor Gubernur Sumsel tanggal 28 Oktober 2022 mendatang.
Di kesempatan itu, Bupati berharap Apriansyah SSos akan menjadi trigger Pemuda OKU khususnya dan di Sumsel umumnya.
Orang nomor 1 di Bumi Sebimbing Sekundang ini secara tulus memuji kehebatan Apriansyah yang di usianya masih tergolong muda.
Namun sudah memiliki cara berpikir luar biasa untuk mendorong anak-anak muda di OKU agar mempersiapkan diri menghadapi tantangan ke depan.
“Saya salut Apriansyah tidak hanya berprestasi dibidang olahraga tapi juga prestasi di akademik juga mencengangkan IP-nya 3.89 ini sangat luar biasa. Saya berharap anda menjadi Trigger Pemuda,” pesan Teddy.
Bupati juga berjanji akan mendorong dan memperhatikan Apriansyah dan murid-muridnya yang jumlahnya sudah mencapai 500 orang di kecamatan Semidang Aji.
Bupati OKU juga mengucapkan selamat atas prestasi Apriansyah yang sudah mengharumkan nama OKU sampai ke tingkat nasional.
Penghargaan yang diterima antara lain, menyabet juara 1 di dua nomor sekaligus (Tunggal Putra dan Ganda Putra ) pada Kejuaraan Pencak Silat PSHT Perwapus Banten tahun 2022.
Di tahun sama meraih Juara 1 Seni Perseorangan Putra di kejuaraan Pencak Silat PSHT Cup se-Sumsel.
Kemudian Juara 1 PSHT CUP Lampung, Juara 2 Pekan Kreativitas Mahasiswa Se Sumatera dan sederet prestasi lainnya.
PJ bupati juga penasaran bagaimana cara Apriansyah membagi waktu mengajar anak-anak muda berlatih karate di tengah-tengah kesibukannya yang juga sering mewakili kampusnya bertanding.
Menurut Apriansyah, kegemarannya berlatih ilmu bela diri tradisional Pencak Silat sejak usia 14 tahun membuat semuanya menjadi mudah.