Berita Musi Rawas

Rekrut Panwascam Dimulai, Ketua Bawaslu Musi Rawas Sebutkan Seleksi Dilakukan Secara Transparan

"Satu kecamatan butuh tiga orang Panwascam. Jadi total 42 anggota Panwascam untuk 14 kecamatan," ujar Ketua Bawaslu Mura, Oktureni, Rabu (21/9/2022).

Penulis: Eko Mustiawan | Editor: Ahmad Farozi
eko mustiawan/sripoku.com
Bawaslu mulai membuka pendaftaran Panitia Pemilihan Kecamatan (Panwascam). Tampak suasana di halaman Sekretariat Bawaslu Musi Rawas yang dijadikan lokasi pendaftaran, Rabu (21/9/2022). 

SRIPOKU.COM, MUSIRAWAS - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Musi Rawas mulai membuka pendaftaran Panitia Pemilihan Kecamatan (Panwascam) untuk Pemilu 2024.

Pantauan Sripoku.com, hari pertama pendaftaran, Rabu (21/9/2022), Sekretariat Bawaslu Musi Rawas mulai didatangi masyarakat.

Pendaftaran dibuka sejak pukul 09.00 Wib sampai 17.00. Pendaftar dilakukan diluar Sekretariat Bawaslu dengan mendirikan tenda dan menempatkan petugas serta papan informasi.

Ketua Bawaslu Musi Rawas, Oktureni Shandra Kirana mengatakan, tahapan pendaftaran berlangsung 21 - 27 September 2022.

Pendaftaran bisa dilakukan secara online maupun secara manual di Sekretariat Bawaslu Kabupaten Musi Rawas di Muara Beliti.

Dikatakan, di hari pertama pendaftaran, sudah banyak masyarakat yang datang ke Bawaslu. Baik untuk mendafatar maupun mengambil berkas atau formulir pendaftaran.

"Yang menyerahkan berkas baru empat orang sampai siang ini. Tapi kalau yang datang sudah banyak, ada yang hanya mengambil berkas atau formulir, ada juga yang mencari informasi," kata Oktureni Shandra Kirana, Rabu (21/9/2022).

Dijelaskan, kuota yang dibutuhkan untuk jadi anggota Panwascam sebanyak 42 orang yang akan ditempatkan di 14 Kecamatan.

"Satu kecamatan butuh tiga orang Panwascam. Jadi totalnya 42 anggota Panwascam untuk 14 kecamatan," ujarnya.

Dikatakan, rekrutmen Panwascam Kabupaten Musi Rawas dipastikan akan dilakukan secara transparan. Tes akan dilakukan menggunakan sistem CAT, sehingga hasilnya bisa langsung diketahui.

"Mereka yang lulus CAT itu baru bisa ikut tes wawancara. Semuanya transparan. Kami sudah melakukan sistem ini sejak tahun sebelumnya. Untuk lokasi, kami masih survei tempat yang bisa menampungnya," pungkasnya.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved