Konsisten Dukung UMKM Lokal, Inisiatif Hyperlocal Dorong Pertumbuhan Transaksi dan Jumlah Penjual

Tokopedia terus berkomitmen untuk mendukung para pegiat usaha lokal menemukan momentum di tengah pandemi lewat beragam inisiatif.

Tokopedia
Tokopedia mencatat jumlah penjual yang mengikuti program KTP naik sebesar 49?n jumlah penjual yang mengikuti kampanye PASTI naik sebanyak 66% pada kuartal II tahun 2022 dibanding periode sama 2021. 

SRIPOKU.COM -- Tokopedia terus berkomitmen untuk mendukung para pegiat usaha lokal menemukan momentum di tengah pandemi lewat beragam inisiatif.

Hal ini turut berdampak pada pertumbuhan penjual di Tokopedia jelang akhir tahun 2022.

Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Regional) Tokopedia, Rizky Juanita Azuz, mengatakan, “Data internal Tokopedia mengungkapkan kota Manado, Denpasar, Balikpapan, Palembang, dan Makassar merupakan wilayah dengan peningkatan jumlah penjual tertinggi pada semester 1 2022 dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Selain itu, di semester 1 2022, juga tercatat kategori dengan peningkatan jumlah penjual tertinggi terdapat pada kategori Makanan & Minuman, Kesehatan, Rumah Tangga, Elektronik, dan Otomotif.”

Peningkatan ini didorong oleh berbagai inisiatif hyperlocal yang dihadirkan Tokopedia, salah satunya lewat Kumpulan Toko Pilihan (KTP) yang mengusung teknologi geo-tagging untuk mendekatkan pelaku UMKM dengan pembeli setempat agar memiliki kesempatan yang sama untuk bertumbuh.

Selain itu, ada juga kampanye PASTI (Paket Sehari Sampai), jaminan barang sampai ke pembeli dalam 24 jam sejak pembayaran terverifikasi.

“Jumlah penjual yang mengikuti program KTP naik sebesar 49 persen dan jumlah penjual yang mengikuti kampanye PASTI naik sebanyak 66 % pada kuartal II tahun 2022 dibanding periode sama 2021,” tambahnya.

===

Semanggi Bali, Gandeng Pengrajin Lokal Tingkatkan Penjualan

Pemilik usaha Semanggi Bali, Novia, menceritakan awal mula memulai usaha ini karena menyukai barang-barang kerajinan, sekaligus ingin membantu para pengrajin sekitar, seperti Gianyar dan Denpasar yang kesulitan menjual kerajinannya saat pandemi.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved