Mata Lokal Memilih

ADA MAHASISWA, 20 Orang Mengadu Namanya Dicatut Parpol, KPU Palembang: Data di SIPOL Beda dengan KTP

Ada yang tidak ataupun salah melampirkan KTP, KTA, data di SIPOL beda dengan KTP. Ada yang salah upload misal Anton tertulis Udin

Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Sudarwan
Dok KPU Palembang
Muhammad Joni, S.E, M.Si Anggota KPU Kota Palembang Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu. Sebanyak 20 Orang Mengadu Namanya Dicatut Parpol peserta Pemilu 2024. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palembang menyatakan untuk verifikasi administrasi awal keanggotaan partai politik (parpol) yang didaftarkan untuk menjadi peserta Pemilu 2024 terbilang sudah clear.

Kini memasuki babak masa perbaikan oleh parpol yang ditenggat waktunya mulai 15 hingga 28 September 2022.

Hal ini diungkapkan anggota KPU Kota Palembang Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu, Muhammad Joni, S.E, M.Si, kepada Sripoku.com, Selasa (13/9/2022).

Secara umum Joni menjelaskan untuk perbaikan tersebut rata-rata data yang disampaikan Parpol kesalahan dalam mengupload KTP dan KTA.

"Ada yang tidak ataupun salah melampirkan KTP, KTA, data di SIPOL beda dengan KTP. Ada yang salah upload misal Anton tertulis Udin. NIK yang diisi 16 digit, ini kelebihan. Misal di SIPOL (Sistem Informasi Partai Politik) salah upload. Rata-rata kesalahan KTP dan KTA. Yang belum memenuhi syarat mengupload lagi yang mana kesalahan," ujar Joni.

Terkait santernya pencatutan nama warga yang terdaftar dalam keanggotaan Parpol untuk menjadi peserta Pemilu 2024, Joni pun mengakui hal ini juga terjadi di Kota Palembang.

"Soal pengaduan pencatutan nama sudah ada 20 orang data per minggu kemarin. Laporan ini masih terus jalan. Karena masih terus menerima pengaduan," ujar Joni.

Ia mengatakan dari 20 nama yang dicatut Parpol ini semua masih dari kalangan warga biasa dan mahasiswa.

Baca juga: DICATUT PARTAI POLITIK 17 Nama Staf dan Komisioner Bawaslu di Sumsel untuk Lengkapi Struktur Anggota

"Rata-rata kalangan masyarakat biasa. Ada juga mahasiswa. Sejauh ini korban pencatutan dari PNS, komisioner maupun staf KPU di lingkungan kita belum ada," ujarnya.

Tahapan selanjutnya setelah verifikasi administrasi awal Parpol akan memperbaiki data dan kelengkapan di tahapan masa perbaikan.

"Nanti ada verifikasi administrasi perbaikan. Kota Palembang 29 September-9 Oktober 2022. Lalu verfak (verifikasi faktual) 15 Oktober-4 November 2022. Barulah 14 Desember 2022 penetapan," jelasnya.

Menurut Joni, sebanyak 24 Parpol sesuai yang ada di KPU RI sudah daftar semua di KPU Kota Palembang.

"24 Parpolnya sesuai yang ada di KPU RI sudah daftar semua," ujarnya.

Berikut daftar partai politik yang berkasnya dinyatakan lengkap dalam tahap pendaftaran sehingga dapat mengikuti tahapan verifikasi administrasi:

1. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P)
2. Partai Keadilan dan Persatuan (PKP)
3. Partai Keadilan Sejahtera (PKS)
4. Partai Bulan Bintang (PBB)
5. Partai Persatuan Indonesia (Perindo)
6. Partai NasDem
7. Partai Kebangkitan Nusantara (PKN)
8. Partai Garda Perubahan Indonesia (Garuda)
9. Partai Demokrat
10. Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora)
11. Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura)
12. Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra)
13. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)
14. Partai Solidaritas Indonesia (PSI)
15. Partai Amanat Nasional (PAN)
16. Partai Golongan Karya (Golkar)
17. Partai Persatuan Pembangunan (PPP)
18. Partai Rakyat Adil Makmur (PRIMA)
19. Partai Buruh
20. Partai Republik
21. Partai Ummat
22. Partai Republiku Indonesia
23. Partai Swara Rakyat Indonesia (Parsindo)
24. Partai Republik Satu.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved