Berita Pagaralam

Pagaralam Keluarkan Surat Edaran Booster, Mendapatkan Pelayanan Wajib Menunjukan Sertifikat Vaksin 

Pemerintah Kota Pagar Alam mengeluarkan Surat Edaran tentang Percepatan Vaksinasi Dosis Lanjutan (Booster) bagi Masyarakat.

Penulis: Wawan Septiawan | Editor: bodok
SRIPOKU.COM/Handout
Ini isi surat edaran Pemkot Pagar Alam terkait kewajiban Vaksin Lanjutan (Booster). 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Wawan Septiawan

SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Untuk mensukseskan dan mencapai target vaksinasi lanjutan atau Vaksin Booster di Kota Pagaralam sesuai instruksi pemerintah pusat.

Pemerintah Kota Pagaralam mengeluarkan Surat Edaran tentang Percepatan Vaksinasi Dosis lanjutan atau vaksin booster bagi masyarakat.

Surat edaran tersebut dikeluarkan menindaklanjuti surat edaran mendagri Nomor : 40/391/SJ tanggal 11 Juli 2022 tentang percepatan vaksin booster.

Dalam surat edaran tersebut pemkot Pagaralam memerintahkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang memberikan pelayanan publik untuk dapat mewajibkan masyarakat dapat menunjukan sertifikat vaksin Covid-19 dosis lanjutan (Booster) sebagai syarat pelayanan.

Walikota Pagaralam Alpian Maskoni SH membenarkan, jika Pemkot Pagaralam telah mengeluarkan surat edaran tersebut.

Bahkan Pemkot menekankan kepada OPD yang memberikan pelayanan kepada masyarakat untuk mewajibkan masyarakat menunjukan sertifikat vaksin Booster sebelum mengurus surat di OPD tersebut.

"Ya benar kita sudah keluarkan surat edaran tersebut tertanggal 15 Juli 2022 kemarin. Jadi bagi masyarakat yang akan berurusan atau membuat surat atau dokumen di Pemkot Pagaralam untuk dapat menunjukan bukti sertifikat vaksin Booster," ujarnya.

Sertifikat bukti telah mendapat vaksin Booster menjadi syarat masyarakat untuk bisa dilayani saat mengurus berbagai dokumen dan surat di OPD yang memberikan pelayanan publik.

"Seperti di Dukcapil bagi masyarakat yang akan mengurus dokumen kependudukan baik itu KTP, KK serta Akte harus bisa menunjukan bukti telah menerima vaksin Booster," katanya.

Bagi masyarakat yang tidak bisa menunjukan bukti vaksin Booster dan vaksin pertama dan kedua maka tidak akan dilayani.

"Namun kita akan menyediakan gerai vaksin di setiap OPD pelayanan masyarakat agar mereka bisa langsung divaksin jika belum menerima vaksin. Namun bagi masyarakat yang memang tidak bisa divaksin dapat menunjukan keterangan dari dokter dan bisa mendapat pelayanan dari kita," jelas Wako.

Selian diwajibkan kepada masyarakat dalam surat edaran tersebut seluruh ASN yang bisa menerima vaksin wajib melakukan vaksin Booster.

"Selain itu Camat dan Lurah diperintahkan dapat mendata warganya yang belum mendapat vaksin Booster. Selain itu bagi masyarakat yang tidak bersedia di vaksin juga dicatat dan dilaporkan ke Walikota Cq Kepala Bagian Pemerintahan," tegas Wako.

Vaksin Booster ini diterangkan Wako, merupakan salah satu upaya pemerintah untuk menghindarkan kembali terjadinya lonjakan kasus positif Covid-19 di Pagar Alam.

Pasalnya saat ini secara nasional kasus positif Covid-19 kembali meningkat. (one)   

 

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved