Berita Palembang

Berita Kiriminal: Kakek di Palembang Ini Jual dan Konsumsi Sabu, 'Saya Ingin Senang-senang Saja'

Kakek penjual sabu itu namanya Amirudin (56), warga Jalan Slamet Riady Lorong Kemas kelurahan Kuto Batu Kecamatan Ilit Timur II Palembang

Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/OKI PRAMADANI
Amirudin yang merupakan bandar narkoba jenis sabu ditangkap Polsek Ilir Timur II Palembang di Jalan DR M Isa Lorong Kemas 1 Kelurahan Kuto Batu Kecamatan Ilir Timur II Palembang, 10 Mei 2022 lalu. Foto diambil saat rilis kasus, Kamis (26/5/2022). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Seorang pria tua yang merupakan bandar narkoba jenis sabu ditangkap Polsek Ilir Timur II Palembang di Jalan dr M Isa Lorong Kemas 1 Kelurahan Kuto Batu Kecamatan Ilir Timur II Palembang.


Amirudin (56) merupakan warga Jalan Slamet Riady Lorong Kemas kelurahan Kuto Batu Kecamatan Ilit Timur II Palembang Provinsi Sumatera Selatan.


Ia ditangkap saat hendak menjual narkoba jenis sabu yang baru saja dibelinya dengan seseorang sebanyak lima paket kecil atau dengan nominal Rp 1.400.


Kapolsek Ilir Timur II, Kompol Fadilah Ermi Ersa mengatakan, bahwa saat ditangkpa tersangka Amirudi sempat mencoba kabur dari petugas.


"Beruntung dia berhasil kita amankan," ujar Fadilah, Kamis (26/5/2022).


Dikatakan Fadilah, saat didegelah ternyata ditemukan lima paket narkoba jenis sabu yang disimpan di saku celana tersangka.


"Barang tersebut rencananya akan dijual oleh tersangka kepada orang lain," jelasnya.


Fadilah mengatakan, pelaku tidak mengakui kalau barang tersebut akan dijualnya kembali akan tetapi untuk dipakai bersama teman-temannya.


"Namun berdasarkan keterangan dari masyarakat bahwa tersangka mengambil keuntungan dari narkoba jenis sabu tersebut," ucapnya.


"Atas perbuatan yang dilakukan Amirudin terancam kurungan minimal 5 tahun penjara dan maksimal 20 tahun penjara," sambungnya.


Sementara itu, tersangka Amirudin mengaku ia nekat menjual narkoba jenis sabu tersebut karena memang untuk menambah-nambahi penghasilan.


"Saya ini bekerja serabutan, kalau saya jual sabu kebetulan saja karena memang lagi ada yang mau beli," ujarnya.


Amirudin mengakui bahwa ia tidak hanya menjualnya akan tetapi dirinya juga ikut menggunakan narkoba jenis sabu yang dibeli tersebut.


"Saya menggunakan narkoba juga, alasan saya menggunakan narkoba karena ingin senang-senang saja," ucapnya.

Amirudin ditangkap pada 10 Mei 2022 lalu.

Dapatkan informasi penting dan menarik lainnya dengan mengklik Google News

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved