Berita Palembang

13 Tahun Honorer, Guru di Palembang Ini Semangat Mengajar Meski Gaji Pas-pasan : Jalan untuk Berbagi

"Saya di sini udah sejak 2009, kemaren kuliah di fakultas adab jurusan Bahasa Sastra Arab IAIN Raden Fatah," ungkapnya kepada Sripoku.com.

Penulis: Merry Lestari | Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM / Merry Lestari
Lidya (berjilbab merah), guru honorer di MAN 2 Palembang sejak tahun 2009, Jumat (13/5/2022) 

Laporan wartawan Sripoku.com Merry Lestari

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Lidya, salah seorang guru honorer di MAN 2 Palembang sudah 13 tahun menjadi guru honorer.

Meski gajinya pas-pasan, namun alumni IAIN Raden Fatah Palembang ini tetap semangat mengajari anak didiknya.

"Saya di sini udah sejak 2009, kemaren kuliah di fakultas adab jurusan Bahasa Sastra Arab IAIN Raden Fatah," ungkapnya kepada Sripoku.com.

Lidya juga menyebut bahwa dirinya sudah jadi guru sejak setelah menyelesaikan kuliahnya pada 2008 lalu dan mulai mengajar pada tahun 2009.

Meski dengan gaji yang terbilang pas-pasan yakni kurang lebih sebesar Rp1.200.000 per bulan, Lidya mengajukan akan tetap konsisten untuk terus mengajar karena baginya mengajar adalah salah satu jalan untuk berbagi

"Alhamdulillah sekarang jam ngajarnya udah ada 32 jam, itu dikali Rp40.000 per jam pelajaran," tutur perempuan berusia 40 tahunan itu.

Dengan jam mengajar dan insentif tersebut dalam sebulannya Lidya bisa mengantongi gaji sebesar Rp1.280.000.

Meski demikian, Lidya tetap semangat untuk mengajar karena baginya hal tersebut merupakan bentuk tanggung jawabnya sebagai seorang guru.

"Mengajar itu bukan soal betah, tapi itu kewajiban untuk membagikan ilmu yang kita punya," ungkapnya.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved