Tergiur Upah Jutaan, Montir Speed Boat Banting Setir Jadi Kurir Narkoba Ditangkap Bawa 1 Kg Sabu

Tergiur dengan upah tinggi mencapai 25 Juta membuat MH (25) montir speed boat di Mesuji OKI nekat menjadi kurir narkoba antar provinsi.

Editor: adi kurniawan
Tribunsumsel.com/Edo
MH (25) kurir Narkoba antar provinsi saat dihadirkan dalam Konferensi Pers di Mapolres OKU Timur yang dipimpin Kapolres AKBP Nuryono dan Kasat Res Narkoba Iptu Bondan Tri Hoetomo, Selasa (19/4/2022). 

SRIPOKU.COM, MARTAPURA --- Tergiur dengan upah tinggi mencapai 25 Juta membuat MH (25) nekat menjadi kurir narkoba antar provinsi.

Sebelumnya pelaku sempat bekerja di bengkel speed boat di Mesuji Kabupaten OKI, namun ia memutuskan untuk berhenti karena pendapatan yang diterima tidak mencukupi kebutuhan sehari-hari.

Kemudian pelaku banting setir memutuskan menjadi kurir narkoba dan dijanjikan upah sebesar Rp 25 juta.

MH mengaku uang yang diterima tidak sepenuhnya untuk kebutuhan dirinya, melainkan juga untuk ibunya yang sedang sakit.

"Saya juga baru terima Rp 10 juta, Rp 5 juta untuk ibu di kampung dan Rp 5 juta sisanya dipakai untuk ongkos perjalanan," kata MH, Selasa (19/4/2022).

Pelaku berasal dari Kabupaten Pinrang, Provinsi Sulawesi Selatan. 

Namun dalam satu tahun terakhir ia menetap di Kabupaten OKI.

Dari pengakuan MH, ia baru satu kali menjadi kurir narkoba dan dirinya juga tidak mengetahui siapa orang yang memesan barang haram tersebut.

Seperti yang diketahui, Ia ditangkap jajaran Sat Res Narkoba Polres OKU Timur di pinggir Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Desa Kota Baru Selatan, Kecamatan Martapura, Kabupaten OKU Timur pada Jumat (15/4/2022) sekira Pukul 21.15 WIB.

"Cuma disuruh mengantar saja, dari OKI saya naik travel ke OKU Timur. Saya menyesal," tutupnya.
 
 
 

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved