Soal Janji Kampanye Jaringan Listrik di Desa Prambatan, Kadis Perkim Klaim Sudah Temui Gubernur
uluhan warga Dusun IV, Desa Prambatan, Kecamatan Abab, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menggelar aksi damai di kantor Bupati PALI.
Penulis: Reigan Riangga | Editor: Refly Permana
Laporan wartawan Sripoku.com, Reigan
SRIPOKU.COM, PALI - Puluhan warga Dusun IV, Desa Prambatan, Kecamatan Abab, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menggelar aksi damai di halaman kantor Bupati PALI, Selasa (15/3/2022).
Kedatangan puluhan warga ini guna menyampaikan keinginannya serta menagih janji Bupati PALI, Ir H Heri Amalindo, pada saat kampanye lalu agar di wilayah mereka dipasang jaringan listrik.
Menurut Amirudin, mantan Kepala Desa Prambatan yang turut tergabung dalam rombongan, bahwa dirinya bersama puluhan warga lainnya menuntut Bupati PALI menunaikan janjinya.
"Sebelum jadi bupati saat Pak Heri masih Penjabat, berjanji Dusun IV Prambatan akan dipasang jaringan listrik.
Tapi hingga dua periode beliau menjabat, dusun tersebut masih gelap," ungkap Amirudin, Selasa (15/3/2022).
Amirudin mengatakan, bahwa di wilayah Bumi Serepat Serasan (sebutan untuk Kabupaten PALI), hanya dusun IV Desa Prambatan yang belum ada penerangan listrik.
Dimana pada dusun itu ada tiga talang, yakni Talang Jawa, Talang Pom dan Talang Aman.
"Tiga Talang itu dihuni sekitar 70 Kepala Keluarga (KK). Kami berharap, Pak Bupati segera merealisasikan janjinya agar dusun itu tidak tertinggal," harapnya.
Terkait aksi itu, Pemkab PALI merespon cepat dengan mengajak perwakilan masyarakat untuk duduk bersama memecahkan permasalahan tersebut.
Plt Kepala Dinas Perkim PALI, Ahmad Hidayat, langsung hadir mengajak perwakilan masyarakat berdiskusi.
"Sebenarnya sejak tahun 2021 Pemkab PALI telah mengusulkan pemasangan jaringan listrik ke PLN. Bahkan usulan itu direspon Pak Gubernur," ujar Ahmad Hidayat.
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat, H Andre menambahkan bahwa pemerintah PALI melalui pihak PU dan PLN telah setuju untuk pemasangan jaringan PLN.
"Paling lambat akhir tahun 2022 listrik sudah menyala di wilayah dusun IV Prambatan. Sesuai berita acara yang telah disepakati saat mediasi.
Untuk panjang jaringan lebih kurang 14 kilometer dan mudah-mudahan ini bisa terealisasi sesuai rencana agar masalah ini cepat selesai," katanya.