Mahasiswi Dirudapaksa Residivis

Detik-detik Mahasiswi di Baturaja Dirudapksa Dihadapan Ibunya, Trauma Berat dan tak Mau Ketemu Orang

D (22), mahasiswi korban pemerkosaan oleh Residivis di Baturaja alami trauma berat usai ia dua kali dirudapksa pelaku

Penulis: Leni Juwita | Editor: Odi Aria
SRIPOKU.COM/ANTONI AGUSTINO
Ilustrasi pemerkosaan: 

SRIPOKU.COM.BATURAJA--- D (22), mahasiswi korban pemerkosaan oleh Residivis di Baturaja alami trauma berat usai ia dua kali dirudapksa pelaku.

 

Dikatakan ibu korban, saat ini si mahasiswi yang sudah bertunangan dengan tentara Amerika tersebut mengalami trauma berat dan tidak mau bertemu dan berkomunikasi dengan orang lain.

 

Bahkan, korban tidak berani lagi melihat rumah kontrakannya karena  masih terbayang pristiwa sadis yang dialaminya.

 

 Rela Diperkosa Demi Lindungi Ibu

Karena takut ibunya ditembak perampok, D (22) korban perampokan dan pelecehan seksual memerintahkan ibunya bersembunyi dan  rela menanggung sendiri penderitaanya.

 

Menurut penuturan ibu korban, puterinya  masuk ke dalam kamarnya dan mengatakan ada perampok minta uang, kemudian ibu korban menyerahkan uang sebesar Rp. 250.000.

 

Korban membisikan kepada ibunya agar bersembunyi supaya terhindar dari kekejian perampok bersenjata apai.

 

Ibu korban ketakutan sehingga tidak keluar dari dalam kamar  namun ibu korban masih mencoba  mengintip dari balik pintu.

 

Halaman
123
Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved