Mahasiswi Dirudapaksa Residivis
Detik-detik Mahasiswi di Baturaja Dirudapksa Dihadapan Ibunya, Trauma Berat dan tak Mau Ketemu Orang
D (22), mahasiswi korban pemerkosaan oleh Residivis di Baturaja alami trauma berat usai ia dua kali dirudapksa pelaku
Penulis: Leni Juwita | Editor: Odi Aria
SRIPOKU.COM.BATURAJA--- D (22), mahasiswi korban pemerkosaan oleh Residivis di Baturaja alami trauma berat usai ia dua kali dirudapksa pelaku.
Dikatakan ibu korban, saat ini si mahasiswi yang sudah bertunangan dengan tentara Amerika tersebut mengalami trauma berat dan tidak mau bertemu dan berkomunikasi dengan orang lain.
Bahkan, korban tidak berani lagi melihat rumah kontrakannya karena masih terbayang pristiwa sadis yang dialaminya.
Rela Diperkosa Demi Lindungi Ibu
Karena takut ibunya ditembak perampok, D (22) korban perampokan dan pelecehan seksual memerintahkan ibunya bersembunyi dan rela menanggung sendiri penderitaanya.
Menurut penuturan ibu korban, puterinya masuk ke dalam kamarnya dan mengatakan ada perampok minta uang, kemudian ibu korban menyerahkan uang sebesar Rp. 250.000.
Korban membisikan kepada ibunya agar bersembunyi supaya terhindar dari kekejian perampok bersenjata apai.
Ibu korban ketakutan sehingga tidak keluar dari dalam kamar namun ibu korban masih mencoba mengintip dari balik pintu.