Nakes di Musi Rawas Terindikasi Omicron

BREAKING NEWS: Seorang Tenaga Kesehatan di Musi Rawas Terindikasi Positif Omicron, Hasil Masih Samar

Dinas Kesehatan Kabupaten Musi Rawas menyatakan salah seorang tenaga kesehatan di Musi Rawas hasil swabnya positif Covid-19 dan terindikasi Omicron.

Penulis: Ahmad Sadam Husen | Editor: Refly Permana
sripoku.com/ozi
Sekretaris Dinas Kesehatan Musi Rawas, M Nizar. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Ahmad Farozi

SRIPOKU.COM, MUSIRAWAS - Dinas Kesehatan Kabupaten Musi Rawas menyatakan salah seorang tenaga kesehatan di Musi Rawas hasil swabnya positif Covid-19.

Tak hanya itu, ada indikasi tenaga kesehatan tersebut terjangkit Virus Corona varian Omicron.

Indikasi Omicron di Musi Rawas ini dinyatakan Sekretaris Dinas Kesehatan Musi Rawas, Muhammad Nizar, saat diwawancarai Sripoku.com, Kamis (27/1/2022).

"Bukan omicron, baru terindikasi, masih samar. Kalau pemeriksaan laboratorium untuk sementara ini yang positif Covid-nya, tapi belum Omicron hanya terindikasi.

Aku juga belum terima dokumen aslinya," kata Muhammaf Nizar.

Dikatakan, tenaga kesehatan tersebut diketahui positif Covid-19 saat dilakukan pemeriksaan ketika yang bersangkutan akan melahirkan melalui operasi.

"Begitu mau melahirkan, mau operasi, kesehatannya diperiksa dulu, ternyata hasil swabnya positif. Tapi yang bersangkutan sudah menjalani isolasi selama 14 hari dan sudah selesai, proses melahirkan juga sudah," kata Muhammad Nizar.

Dikatakan, terkait hal ini, pihaknya sudah melakukan tracing terhadap orang yang berhubungan atau kontak langsung dengan tenaga kesehatan tersebut.

Seperti pihak keluarga maupun teman kerjanya. Dimana hasil penelusuran ada 23 orang yang diketahui kontak langsung dengan tenga kesehatan tersebut dan sudah dilakukan pemeriksaan.

"Kita tracing dapat info 23 orang yang kontak kita periksa dan hasilnya negatif semua," ujarnya.

Ditambahkan, meskipun untuk sementara waktu ini tenaga kesehatan yang dinyatakan positif Covid-19 tersebut hanya terindikasi varian Omicron, namun pihaknya tetap waspada dan siaga.

"Kita tetap antisipasi, jangan sampai lengah dan terlena, tetap waspada tinggi, harus siap. Meskipun dari pemeriksaan medis belum mengarah ke omicron," tambahnya.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved