Breaking News:

Program Transmigrasi di PALI, Ratusan Hektar Lahan Disediakan untuk Pembangunan 20 Rumah 

Pembangunan rumah di PALI sebanyak 20 unit akan dikerjakan pada tahun 2022 ini. Kegiatan tersebut merupakan tahapan dari Program Transmigrasi.

Penulis: Reigan Riangga | Editor: Refly Permana
SRIPOKU.COM/dok
Kepala Disnakertrans Kabupaten PALI, Usmandani. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Reigan

SRIPOKU.COM, PALI – Pembangunan rumah di PALI sebanyak 20 unit akan dikerjakan pada tahun 2022 ini.

Kegiatan tersebut merupakan tahapan dari Program Transmigrasi di Desa Tempirai Selatan, Kecamatan Penukal Utara, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Diketahui sebelumnya, Program Transmigrasi diperuntukkan 40 persen bagi warga Jawa Barat dan 60 persen untuk warga di Bumi Serepat Serasan pada Tahun 2021 merampungkan tahap akses ke lokasi, yakni pembangunan jalan dan jembatan.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten PALI, Usmandani, mengatakan bahwa lahan transmigrasi seluas 900 hektar Tahun 2022 ini direncanakan dilakukan pembangunan 20 unit rumah.

Kemudian, satu unit kantor KUPT pembukaan lahan 10 hektar, jembatan, balai desa, gudang serta sejumlah fasilitas pendukung lainnya. 

"Proses pembangunan lahan transmigrasi secara bertahap, realisasi pembangunan sudah dilaksanakan sejak tahun 2021 berupa pembukaan jalan lingkungan dan jembatan," ungkap Usmandani, Rabu (12/1/2022).

Dijelaskan, tahap berikutnya merupakan percobaan, dimana pemerintah pusat melalui Kementerian transmigrasi bakal membangun 20 unit rumah. 

"Kalau tahap ini tidak ada kendala, maka Insyaallah tahun berikutnya dibangun kembali penambahan perumahan transmigrasi,” katanya.

“Namun demikian, kalau ada permasalahan atau keributan tengah masyarakat, maka pemerintah akan mengevaluasi proyek pembangunan lahan transmigrasi di Kabupaten PALI," tambahnya. 

Agar semuanya berjalan lancar, Usmandani mengajak seluruh elemen masyarakat yang ada di Desa Tempirai untuk mendukung program nasional itu, karena manfaat akan terasa ketika lahan transmigrasi terbuka kemudian datang transmigran dari luar daerah juga transmigran lokal.

Tak hanya itu, lanjut dia, jika lahan dikelola dengan baik dan warga transmigran hidup berdampingan maka perekonomian warga setempat akan meningkat. 

"Upaya dalam memujudkan pembangunan transmigrasi di PALI ini cukup panjang. Untuk itu, mari kita dukung supaya Desa Tempirai khususnya dan umumnya kabupaten PALI bisa tambah maju," katanya.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved