Breaking News:

ASN-Preneur, Pengangguran dan Kemiskinan

Kota Palembang memiliki angka pengangguran terbuka tertinggi di Sumsel, sedangkan angka kemiskinan di bawah angka kemiskinan Sumsel.

Editor: Bejoroy
dokumen pribadi
Dr. drh. Jafrizal, MM Medik Veteriner Madya Kota Palembang/Doktor Ekonomi Industri & Bisnis Alumni Unsri 

Oleh: Dr. drh. Jafrizal, MM
Medik Veteriner Madya Kota Palembang/Doktor Ekonomi Industri & Bisnis Alumni Unsri

Pandemi covid-19 telah memporakporandakan perekonomian dan tatanan sosial masya-rakat di dunia tidak terkecuali dampaknya dialami masyarakat Kota Palembang.

Kontraksi pertumbuhan ekonomi telah membawa dampak terhadap peningkatan jum-lah pengangguran dan kemiskinan.

Berdasarkan Data BPS (2021), pertumbuhan ekonomi Kota Palembang pada tahun 2020 mengalami kontraksi sebesar 0,25 persen yang disertai dengan peningkatan pengangguran terbuka menjadi 10,11 persen dan peningkatan angka kemiskinan 10,89 persen.

Kota Palembang memiliki angka pengangguran terbuka tertinggi di Sumsel, sedangkan angka kemiskinan di bawah angka kemiskinan Sumsel.

Kota Palembang memiliki jumlah penduduk 20 persen dari penduduk Sumsel sehingga memiliki kontribusi yang besar terhadap angka pengangguran dan angka kemiskinan Sumsel.

Pengangguran terbuka Sumsel 4,98 persen berada di bawah angka pengangguran nasional 6,49 persen, sedang angka kemiskinan masuk kategori 10 besar provinsi termiskin di Indonesia.

Tingkat kemiskinan secara nasional 10,19 persen sedangkan Provinsi Sumsel berada pada 12,84 persen.

Apa program nyata telah dilaksanakan untuk menurunkan angka kemiskinan selain Prog-ram Keluarga Harapan (PKH)?

Jangan lupa subscribe, like dan share channel Youtube Sripokutv di bawah ini:

Halaman
1234
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved