Breaking News:

Tim Beguyur Bae Datangi Dua Sohib yang Sedang Nongkrong di 13 Ilir, Bobol Rumah di Palembang

Bobol rumah di Palembang, Pelaku Iwan pelaku merupakan residivis kasus yang sama dan pelaku Gandi Resedivis kasus pembegalan.

Editor: Refly Permana
sripoku.com/andyka
Tim Beguyur Bae saat menangkap dua pelaku bobol rumah dan melakukan aksi curanmor, Selasa (23/11/2021). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sedang nongkrong di simpang empat Kelurahan13 Ilir, Kecamatan IT I, dua sahabat kaget didatangi  Tim Beguyur Bae dari Unit Ranmor Satreskrim Polrestabes Palembang, Selasa (23/11/2021) sekitar pukul 12.00.

Dua sahabat itu bernama Gandi (30) dan Iwan (20). Ternyata, mereka pernah melakukan aksi bobol rumah.

Iwan menuturkan, bahwa kejadian yang terjadi pada 26 September 2021 lalu di Jalan Segaran, Lorong Dagi, Kecamatan IT I Palembang dilakukan bersama temannya Gandi.

"Saya melakukan pembobolan di rumah korban Feter (39) bersama Gandi. Saya bertugas melihat kondisi sekitar sedangkan Gandi yang melakukan eksekusi pembobolan rumah," ujarnya.

Dirinya menjelaskan, Gandi masuk ke dalam rumah dengan cara mencongkel pintu jendela bagian belakang rumah.

"Setelah masuk dia mengambil satu Unit Sepeda motor Honda Vario Nopol BG 3816 AAS, satu unit mesin pencuci AC," katanya 

Untuk barang curian sendiri seperti motor dijual seharga Rp 2 juta di daerah 8 Ilir.

"Kami masing-masing Rp 300 ribu dan sisanya kami belikan sabu-sabu untuk dikonsumsi bersama-sama," ungkapnya.

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Irvan Prawira Satyaputra melalui Kasat Reskrim, Kompol Tri Wahyudi, mengatakan bahwa pelaku ditangkap atas ulahnya melakukan pembobolan rumah.

"Kedua pelaku ditangkap anggota kita sedang nongkrong di simpang empat 13 Ilir tanpa adanya perlawanan," ungkap Tri didampingi Kanit Ranmor Iptu Irsan Ismail dan Kasubnit Opsnal Ranmor iptu Jhoni palapa, kepada Sripoku.com. 

Dari data yang didapatkan bahwa pelaku Iwan pelaku merupakan residivis kasus yang sama dan pelaku Gandi Resedivis kasus pembegalan.

"Mereka ini sudah pernah menginap di hotel prodeo di lapas Pakjo tapi setelah keluar berulah lagi," bebernya.

Atas ulanya pelaku terancam pasal 363 KUHP dengan ancaman penjara diatas lima tahun penjara.

"Dari tangan pelaku kita turut mengamankan satu buah kotak pembersih AC dan baju digunakan pelaku dalam aksi kejahatannya," tutupnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved