Breaking News:

Tersangka Baru Masjid Raya Sriwijaya

Ahmad Najib Diperiksa Kasus Masjid Sriwijaya Hingga Malam, Penyidik Panggil Kesehatan RSMH, Ada Apa?

Mantan Asisten Biro Kesra Pemprov Sumsel, Ahmad Najib hingga malam hari masihbdiperiksa oleh pihak Kejati Sumsel, Jum'at (1/10/2021).

Editor: adi kurniawan
SRIPOKU.COM/CHAIrul NISYAH
Tim kesehatan dari RSMH Palembang, lengkap dengan mobil ambulans dan dua orang petugas kesehatan lengkap dengan pakaian APD nya, mendatangi Kejati Sumsel disela-sela pemeriksaan Ahmad Najib, Jumat (1/10/2021) malam. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Mantan Asisten Biro Kesra Pemprov Sumsel, Ahmad Najib hingga malam hari masihbdiperiksa oleh pihak Kejati Sumsel, Jum'at (1/10/2021).

Hal tersebut di benarkan oleh Kasi Penkum Kejati Sumsel, Khaidirman SH MH saat dikonfirmasi oleh awak media.

"Benar yang bersangkutan masih diperiksa oleh tim penyidik Kejati Sumsel," ujar Khaidirman.

Sementara itu, dari pantauan di lapangan sekitar pukul 20.00 wib, datang tim kesehatan dari RSMH Palembang, lengkap dengan mobil ambulans dan dua orang petugas kesehatan lengkap dengan pakaian APD nya.

Hingga saat ini, Sripoku.com, masih terus memantau perkembangan dari pemeriksaan hari ini.

Sebelumnya diberitakan Kejati Sumsel menetapkan 2 tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi dana hibah Masjid Raya Sriwijaya, Agustinus Antoni dan Loka Sangganegara.

Dua tersangka yang ditetapkan yakni, Kabag Anggaran BPKAD Pemprov Sumsel, Agustinus Antoni dan Leader tim pembangunan Masjid Raya Sriwijaya dari PT Indah Karya, Loka Sangganegara.

Dikonfirmasi pada Kasi Penkum Kejati Sumsel, Khaidirman SH MH membenarkan jika kedua nya ditahan sebagai tersangka dalam kasus Masjid Sriwijaya.

Baca juga: Siapa Agustinus Antoni & Loka Sangganegara Jadi Tersangka Baru Masjid Sriwijaya Oleh Kejati Sumsel

Disinggung mengenai peran kedua tersangka, Khaidirman mengatakan keduanya memiliki tangung jawab atas jabatan yang disandangnya kala itu.

"Untuk tersangka AA merupakan Kabid Anggaran di BPKAD, tentu perannya sehubungan dengan penganggaran dana hibah."

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved