Klarifikasi Proses Seleksi, Tim Independen Undang Lima ASN Dan Panitia Seleksi Balon Kades

Tim independen mengundang lima ASN DPMD Muara Enim guna klarifikasi proses seleksi balon kades Kabupaten Muaraenim

Penulis: Ardani Zuhri | Editor: Azwir Ahmad
sripoku.com/ardani
KLARIFIKASI : Tim Independen Penyelesaian Pelaksanaan Seleksi Bakal Calon Kades di Kabupaten Muara Enim, melakukan klarifikasi dengan lima ASN diruang rapat Kantor Inspektorat Muara Enim, Rabu (29/9/2021). 

SRIPOKU.COM, MUARA ENIM - Tim Independen Penyelesaian Pelaksanaan Seleksi Bakal Calon Kepala Desa Kabupaten Muara Enim mengundang lima ASN DPMD Muara Enim Untuk Klarifikasi Proses Seleksi Balon Kades Kabupaten Muara Enim di ruang rapat Inspektorat Muara Enim, Rabu (29/9/2021).

Adapun ASN yang diundang klarifikasi tersebut Drs H Rusdi Hairullah MSi (Kepala DPMD Muara Enim), Darmin SE (Kabid Pemerintahan dan Penataan Wilayah Desa), Hamzah Fihir (Kasi Pemerintahan Desa), Amrido HodsolehnSH (Penyusun Rencana Peningkatan Peran Serta Masyarakat) dan Qodarudin Operator Sistem Informasi Penyaringan Aparatur Desa (SIMPAPDES).

Sedangkan Tim Independen Penyelesaian Pelaksanaan Seleksi Bakal Calon Kepala Desa Kabupaten Muara Enim dihadiri Ketua Suherman ST MEng yang menjabat juga sebagai Plt Kepala Inspektorat Muara Enim, didampingi Wakil Ketua H Taufik Rahman SH, Sekretaris Drs H Fajeri Erham MM, dan anggota lainnya.

Menurut Wakil Ketua H Taufik Rahman SH, kegiatan kali ini, pihaknya sengaja mengundang lima ASN dari DPMD Muara Enim dan operator SIMPAPDES untuk meminta klarifikasi atas tuntutan dari kuasa hukum Usman Firiansyah SH dkk bersama beberapa Balon Kades sebanyak sembilan item.

Dari hasil klarifikasi ini, lanjut Taufik, ada beberapa hal yang menjadi catatan, seperti IT dan sistem SIMPAPDES harus dievaluasi karena masih banyak masalah seperti nilai yang di laptop berbeda dengan yang di layar meski pihak panitia berpatokan dengan hasil yang tertera di laptop.

Kemudian, untuk setiap pelaksanaan dan kegiatan harus dibuat berita acara untuk bukti otentik sehingga setiap acara tersebut diawasi dan diketahui pihak berwenang. Lalu, hal-hal yang patut diduga mengarah kepada gratifikasi, suap dan sebagainya untuk benar-benar dihindari, bila perlu harus tegas menolaknya.

"Harus tegas, jika tidak boleh dan tidak bisa katakan tidak boleh dan tidak bisa, jangan ragu-ragu," tegas mantan Sekda Muara Enim ini.

Kedepan, lanjut mantan Kepala Inspektorat Muara Enim ini, dari hasil klarifikasi tersebut akan menjadi bahan tim independen untuk melakukan klarifikasi.

Selain itu, untuk melengkapi data-data lainnya, pihaknya juga akan meminta klarifikasi semua pihak yang terkait bila memang diperlukan sehingga hasilnya benar-benar sesuai dengan yang diharapkan.

Seperti diberitakan sebelumnya bahwa Tim independen Penyelesaian Pelaksanaan Seleksi Bakal Calon Kepala Desa di Kabupaten Muara Enim Tahun 2021 telah meminta klarifikasi terhadap kuasa Hukum Usman Firiansyah SH dkk bersama beberapa Balon Kades.

Dan untuk mengklarifikasinya, tim independen juga mengundang lima ASN DPMD Muara Enim Untuk Klarifikasi Proses Seleksi Balon Kades Kabupaten Muara Enim di ruang rapat Inspektorat Muara Enim.(ari)

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved