Breaking News:

Berita Pagaralam

Beredar Kabar PPI Akan Ekspor Kopi Sumsel ke Mesir, Pemkot dan Petani di Pagaralam Akui Belum tahu

Rencana ekspor kopi Sumsel ke Mesir yang akan dilakukan PPI tersebut sampai saat ini belum diketahui oleh Pemrintah Kota (Pemkot) Pagaralam.

Penulis: Wawan Septiawan | Editor: Refly Permana
SRIPOKU.COM/WAWAN SEPTIAWAN
Tampak Walikota Pagaralam Alpian Maskoni saat sedang memanen kopi di kebun miliknya. 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Wawan Septiawan

SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Perhimpunan Pengusaha Indonesia (PPI) akan melakukan ekspor kopi sebanyak 600 ton biji kopi Sumsel ke Mesir.

Hal ini seharusnya bisa menjadi kabar baik untuk petani kopi di Pagaralam.

Namun sayangnya, rencana ekspor kopi Sumsel ke Mesir yang akan dilakukan PPI tersebut sampai saat ini belum diketahui oleh Pemrintah Kota (Pemkot) Pagaralam maupun para pegiat kopi di Pagaralam.

Hal ini dinilai cukup aneh, pasalnya harusnya sebagai daerah penghasil kopi dan juga memiliki kwalitas kopi yang sudah diakui dunia.

Namun sampai saat ini Pagaralam belum mendapatkan info terkait ekspor kopi Sumsel ke Mesir tersebut.

Kepala Dinas Pertanian Pagaralam, Gunsono, melalui Kabid Perkebunan, Diki Herlambang, mengatakan bahwa sampai saat ini pihaknya belum tahu jika akan asa ekspor kopi oleh PPI ke Mesir.

"Kita belum mendapat pemberitahuan akan rencana ekspor kopi tersebut. Namun, jika memang ada maka kami Pemkot Pagaralam akan memfollow up info ini," ujarnya.

Pasalnya hal ini akan menjadi peluang bagus untuk Pagaralam sebagai daerah penghasil kopi di Sumsel.

Sudah Hampir Sepekan Tak Ada Penambahan Kasus, Update Virus Corona di Pagaralam 12 September

Ditambah saat ini perkebunan kopi memang sedang menjadi fokus program Pemkot Pagaralam.

"Pagaralam dipastikan akan banyak menghasilkan kopi yang berkwalitas. Pasalnya saat ini Walikota Pagaralam sedang gencar melakukan progran sambung pucuk kopi untuk meningkatkan hasil kopi di Pagaralam," katanya.

Pihaknya berharap jika ekspor kopi ke Mesir tersebut benar ada, kopi Pagaralam bisa diikut sertakan.

Hal yang sama dikatakan Hendi Rumiko selaku pemegang sertifikat Indek Geografis Kopi di Pagaralam.

Dirinya mengakui jika pihaknya belum tahu akan ada ekspor kopi sebanyak 600 ton ke Mesir.

"Kami belum tahu pak. Harusnya jika ada dan kopi Pagaralam akan ikutkan untuk ekspor tersebut maka kami akan diberitahu. Namun sampai saat ini belum ada pemberitahuan dari pihak PPI tersebut," ungkapnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved