Breaking News:

Berita Palembang

Kejari Palembang Berikan Kotak Hijau ke Atlet di KONI Sumsel dan Warga di Rumah Ong Boen Tjiet

Rombongan Kejari Palembang mendatangi kantor KONI Sumsel dan kawasan cagar budaya Rumah Ong Boen Tjiet untuk membagikan sembako.

Penulis: Chairul Nisyah | Editor: Refly Permana
sripoku.com/chairul nisyah
Rombongan Kejari Palembang mendatangi kantor KONI Sumsel dan kawasan cagar budaya Rumah Ong Boen Tjiet 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Rombongan Kejari Palembang mendatangi kantor KONI Sumsel dan kawasan cagar budaya Rumah Ong Boen Tjiet, Jumat (10/9/2021).

Ketika berada di Rumah Ong Boen Tjiet, yang berlokasi di Lorong Jayalaksana, Kelurahan 3-4 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I Palembang, kedatangan penegak hukum ini disambut warga setempat.

Saat berkunjung ke KONI Sumsel, rombongan Kejati Sumsel memberikan kotak berwarna hijau kepada atlet yang ada di sana.

Pun begitu saat berada di Cagar Budaya Rumah Boen Tjiet, warga sangat senang dan antusias saat jajaran dari Kejati Sumsel menyambangi rumah mereka untuk memberikan bantuan sembako tersebut.

Sepeti yang dirasakan oleh warga bernama Indrawati. Saat disambangi, rasa bahagia Indrawati nampak jelas terukir dari mimik wajahnya.

Dirinya yang sehari-hari bekerja sebagai penganyam daun kelapa, sangat merasakan dampak pandemi Covid-19 membuat perekonomiannya sangat melemah.

"Daun kelapa yang saya buat ini harganya murah. Tidak setiap hari laku, hanya sesuai pesanan saja.

Dengan adanya bantuan sembako ini, kami sangat terbantu. Setidaknya sembako ini kami dapat gunakan hingga satu pekan mendatang," ujarnya.

Sidang Korupsi Masjid Raya Sriwijaya Digelar Hingga Malam, 11 Saksi Dipanggil JPU Kejati Sumsel

Sementara itu, saat diwawancara awak media, Kepala Kejaksaan Negeri Palembang, Sugiyanta SH MH, mengatakan jika bagi-bagi sembako ini adalah sebagai bentuk Kejari Palembang yang dekat pada masyarakat.

"Kami memberikan bantuan sedikit rejeki ini untuk kebutuhan sehari-hari warga ditengah masa pandemi.

Semoga dengan bantuan ini, dapat meringankan beban ekonomi warga di sekitaran rumah cagar budaya yang berumur ratusan tahun ini," ujar Kepala Kejari Palembang, Sugiyanta SH MH, Jumat (10/9/2021).

Ketika singgah di kawasan Rumah Ong Boen Tjiet, Sugiyanta juga menyampaikan bahwa rumah yang masuk dalam cagar budaya tersebut harus dilestarikan terus menerus.

"Rumah ini satu-satunya ada di Palembang, seharusnya kita untuk merawat dan menjaga kelestariannya, karena ini merupakan sejarah. Jangan sampai anak dan cucu kita nanti tidak mengenal sejarah rumah tua ini," tutupnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved