Profil Ustaz Yahya Waloni & Perjalanan Karir, Ditangkap Polisi Terkait Dugaan Kasus Penistaan Agama
Christian menyatakan ceramah Ustaz Yahya dipersoalkan usai menyebut injil sebagai fiktif alias palsu.
Penulis: Nadyia Tahzani | Editor: Sudarwan
Saat ini Yahya Waloni berusia 51 tahun.
Sebelum terjun ke dunia dakwah, Yahya merupakan non muslim.
Bahkan, ia berasal dari keluarga yang taat beribadah.
Perjalanan Karir
Sepak terjang Yahya Waloni dimulai saat ia menjadi anggota DPRD di salah satu kabupaten di Sulawesi Utara.
Pada tahun 2006, ia menjabat sebagai dosen di Universitas Balikpapan (Uniba).
Namun sebelum itu, Yahya menjabat di posisi Ketua Sekolah Tinggi Theologia Calvinis di Sorong pada tahun 2000-2004.
Kemudian, Yahya memutuskan untuk menjadi seorang pendeta yang terdaftar di Badan Pengelola Am Sinode GKI di Papua untuk wilayah VI Sorong-Kaimana.
Ustaz Yahya Waloni dan sang istri resmi memeluk agama Islam pada 11 Oktober 2006 silam.
Kala itu ia dituntun oleh Sekretaris Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (NU) Tolitoli yang bernama Komarudin Sofa untuk mengucapkan dua kalimat syahadat.
Mengganti Namanya, Istri dan Anak-Anaknya
Setelah menjadi mualaf, ia merubah namanya menjadi Muhammad Yahya.
Istrinya pun berganti nama dari Lusiana menjadi Mutmainnah.
Nama anak-anaknya juga diganti dari Silviana menjadi Nur Hidayah, lalu Sarah menjadi Siti Sarah.
Kemudian anaknya yang bernama Zakaria tetap menggunakan nama tersebut.
• Politisi PDIP Dewi Tanjung Order MUI Agar Memfatwa-haramkan Yahya Waloni Jadi Ustaz dan Pendakwah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/ustadz-yahya-waloni.jpg)