Inggris dan Prancis 'Main Belakang' dari AS Temui Puluhan Negara, Perang Iran Tewaskan Ratusan Anak
Inggris dan Prancis gelar pertemuan membahas Selat Hormuz, tetapi tidak mengikutsertakan Amerika Serikat.
Ringkasan Berita:
- Inggris dan Prancis gelar pertemuan membahas Selat Hormuz, tetapi tidak mengikutsertakan Amerika Serikat.
- Sejumlah negara NATO kecewa akan pernyataan Trump soal blokade Selat Hormuz.
- Sementara itu, ratusan anak tewas dalam perang Iran melawan Israel dan Amerika Serikat.
SRIPOKU.COM - Sebagai bagian dari negara NATO yang didukung oleh Amerika Serikat, Inggris dan Prancis berencana menggelar pertemuan dengan beberapa negara.
Akan tetapi, pertemuan membahas Selat Hormuz tersebut kabarnya tidak mengikutsertakan Amerika Serikat.
Mengutip spectrumlocalnews.com, Amerika Serikat tidak termasuk dalam perencanaan inisiatif yang disebut sebagai Inisiatif Kebebasan Navigasi Maritim Selat Hormuz.
Dalam sebuah unggahan di X menjelang konferensi hari Jumat, Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan bahwa misi untuk memberikan keamanan bagi pelayaran melalui selat tersebut akan bersifat "murni defensif," terbatas pada negara-negara non-agresif dan dikerahkan "ketika kondisi keamanan memungkinkan."
Baca juga: Trump Dijauhi Dua Raksasa NATO Soal Blokade Selat Hormuz, Militer Iran : Itu Sikap Ilegal
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer, yang menghadapi masalah politik di dalam negeri, disambut oleh Macron di halaman istana kepresidenan Elysee pada Jumat sore.
Macron dan Starmer telah memimpin upaya internasional untuk meningkatkan tekanan diplomatik dan ekonomi terhadap Iran, yang dituduh Starmer "menyandera perekonomian dunia."
Pengumuman Presiden AS Donald Trump tentang blokade balasan Amerika terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran telah meningkatkan ancaman ekonomi lebih tinggi lagi.
"Pembukaan kembali Selat secara tanpa syarat dan segera adalah tanggung jawab global, dan kita perlu bertindak agar energi dan perdagangan global dapat mengalir bebas kembali," kata Starmer sebelum pertemuan tersebut.
Lebih dari 40 negara telah berpartisipasi dalam pertemuan diplomatik atau militer yang dipimpin oleh Prancis dan Inggris dalam beberapa pekan terakhir, meskipun kemungkinan hanya sedikit yang akan mengerahkan sumber daya militer.
Kantor Macron mengatakan sekitar 30 negara akan menghadiri pembicaraan pada hari Jumat, termasuk beberapa dari Timur Tengah dan Asia.
Daftar tersebut belum diungkapkan. Kanselir Jerman Friedrich Merz dan Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni diperkirakan akan hadir secara langsung, sementara yang lain akan bergabung melalui video.
Operasi ini sebagian merupakan respons terhadap Trump, yang telah mencemooh sekutu karena gagal bergabung dalam perang dan mengatakan bahwa membuka kembali selat itu bukanlah tugas Amerika.
Ratusan Anak Tewas
Sementara itu, sejak meletusnya perang Iran melawan Amerika Serikat dan Israel, ratusan anak dikabarkan tewas.
Kantor berita middleeastmonitor.com mengbarkan, ada 168 siswi dan staf sekolah tewas pasca serangan AS dan Israel ke Iran pada 28 Februari.
Tak pelak, cemoohan bergemuruh ketika Wakil Presiden Amerika Serikat, JD Vance, menyampaikakan pidato dalam suatu acara.
“Saya setuju. Kristus tentu tidak mendukung genosida, siapa pun yang mengatakan itu dari kegelapan. Itu sangat jelas,” kata Vance dalam pidatonya.
Namun, pernyataannya disambut dengan cemoohan dari sebagian hadirin, sementara pengunjuk rasa itu kembali berteriak:
“Kalian membunuh anak-anak!”, menurut Common Dreams , sebuah situs berita dan opini Amerika.
| Viral Ceramah Gus Miftah soal 'Kapal Indonesia Lolos Selat Hormuz Berkat Prabowo', Kena Skakmat |
|
|---|
| Amerika Siap Gempur Iran Lagi Jika Ajakan Damai Ditolak, Ancam Blokade Maritim dan Pengeboman |
|
|---|
| Perintah Trump Blokade Selat Hormuz, China Dicemaskan Marah Jika Ini Terjadi |
|
|---|
| Kasih Paham Trump! AS Klaim Blokade Selat Hormuz, Tapi Kapal Tanker Super Iran Santai Melintas |
|
|---|
| Kunci Jawaban Bahasa Inggris Kelas 7 SMP Halaman 223 Kurikulum Merdeka, Section 3 - Language Focus |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/natopertemuandarurat.jpg)