Istri di Sumsel Dapati Tubuh Suaminya Tinggal Tulang Usai 21 Hari Hilang, Terakhir Pergi Sama Anak
Identitas mayang yang ditemukan tinggal tulang belulang di Muratara. Keluarga menyebut korban sudah 21 hari tidak pulang ke rumah.
SRIPOKU.COM, MURATARA - Sesosok mayat tinggal tinggal tulang di Muratara, tepatnya di Dusun 5, Desa Noman, Kecamatan Rupit.
Mayat tersebut belakangan diketahui adalah pria bernama Samson atau Son (55) warga Desa Batu Gajah Baru, Kecamatan Rupit.
"Dia orang Batu Gajah Baru, tapi TKP penemuannya masuk desa kami," kata Kepala Desa Noman, Taufik Haris, dikonfirmasi Senin (23/8/2021) sore.
Taufik Haris mengungkapkan Samson memiliki kebun di bantaran Sungai Minak, tepatnya di Rompok Lubuk Jirat.
Mayat Samson ditemukan sekira 30 meter dari belakang pondoknya, persis di bawah pohon pinang.
Wajahnya memang tak bisa dikenali lagi karena tinggal tulang, namun pakaiannya masih melekat.
"Kebunnya itu macam-macam tanamannya. Saya kurang tahu persis cerita lengkap kejadiannya," ujar Taufik Haris.
Marsito, kerabat Samson mengungkapkan awalnya pada tanggal 28 Juli 2021 lalu, Samson bersama anaknya Edi (25) pergi ke kebun.
Mereka ke kebun biasanya selama beberapa hari kadang sepekan karena jaraknya cukup jauh dari desa.
Jangan lupa subscribe, like dan share channel Youtube Sripokutv di bawah ini:
Tujuan mereka ingin membersihkan kebun yang sudah agak lama ditinggali.
"Mereka ini sudah lama tidak ke kebun, selama ini di rumah saja (di Desa Batu Gajah Baru)," kata Marsito, Senin (23/8/2021) malam.
• Pengakuan Abu Janda Terbaru Terkait Kondisinya, “Tulang Remuk Redam, Mental Sempat Hancur”
Marsito melanjutkan, sepekan Samson dan Edi di kebun, sang istri Sukmawati (50) menelepon suaminya itu namun tak tersambung padahal jaringan telepon ada di sana.
Sukmawati terus menghubungi telepon suaminya yang tak kunjung pulang itu.
Setelah 23 hari kemudian, ada kerabatnya mendatangi pondok Samson dan melihat anak Samson yakni Edi sendirian di pondok.
Edi yang merupakan anak Samson diketahui mengalami gangguan kejiwaan.
"Jadi nanyalah sama si Edi ini mana bapak mu, dia jawab sudah pulang, padahal sudah 23 hari tidak pulang. Si Edi ini memang ada gangguan orangnya," kata Marsito.
Karena semakin khawatir, istri Samson dan beberapa kerabatnya pergi ke kebun untuk mencari Samson.
Jangan lupa juga subscribe, like dan share channel Instagram Sriwijayapost di bawah ini:

Betapa terkejut mereka saat menemukan tulang belulang manusia berbalut baju milik Samson di bawah pohon pinang pada Jumat (20/8/2021).
Mereka meyakini bahwa mayat itu adalah Samson sehingga langsung dibawa pulang ke Desa Batu Gajah Baru.
"Yang pertama kali nemu mayat itu istrinya itulah, waktu ditemukan tulangnya tidak utuh lagi. Tangan dan kakinya sudah hilang," ungkap Marsito.
Karena penasaran dengan penyebab kematian mayat itu, sehingga langsung dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan visum.
Setelah divisum di RSUD Rupit, mayat tersebut dibawa pulang dan dikebumikan di Desa Batu Gajah Baru.
• Sosok Neson Tak Sembarangan, Selain Pemasok Senjata Dia Tulang Punggung KKB Beromzet Rp 1 Miliar
"Untuk mengetahui penyebab kematiannya, kita masih menunggu hasil visum," kata Kapolsek Muara Rupit, AKP Forliamzon.
Jangan lupa subscribe, like dan share channel TikTok Sriwijayapost di bawah ini:
