Jusman Tebas Rekan Kerja Hingga Nyaris Tewas, Tersangka Dikenakan Pasal Berlapis
Hal tersebut terungkap pada pengakuan tersangka pada saat press release yang digelar Polres Muara Enim di Mapolres Muara Enim, Senin (16/8/2021) lalu.
Penulis: Ardani Zuhri | Editor: bodok
Sementara itu, Kapolres Muara Enim AKBP Danny A Sianipar SIk melalui Kabag Ops Kompol Willian Harbensyah SIk didampingi Kasat Reskrim AKP Widhi Andika Darma SIk SH menjelaskan, bahwa korban dan tersangka adalah teman kerja dan sama-sama sebagai penyadap karet.
Namun korban sering terlihat malas-malasan saat menyadap karet tetapi banyak memiliki barang - barang berharga sehingga membuatnya iri dan dendam.
Kemudian korban merencanakan untuk menghabisi korban dan akhirnya dicarilah waktu yang tepat.
Kebetulan pada saat kejadian korban agak kuat menghentakkan kakinya dilantai pondok, tersangka yang berada dibawah sedang mengasah parang tersinggung.
Tanpa basa - basi langsung membacok korban membabi buta sehingga korban mengalami luka bagian lengan kanan serta lengan kiri saat menangkis ayunan parang tersangka.
Selain itu, korban juga mengalami luka robek dibagian dada kiri.
Merasa nyawanya terancam korban melompat dari atas pondok.
Namun tersangka yang telah kalap kembali mengejar dan membacok hingga mengenai bagian belakang kepala korban.
Setelah korban jatuh ke tanah tersangka kembali membacok pada bagian punggung korban.
Melihat korban terkapar yang mengalami luka berat, tersangka mengira akan mati dan langsung berniat menghilangkan jejak dengan membuat lubang kuburan yang tak jauh dari pondok.
Tetapi pada saat tersangka menggali lubang, ternyata korban belum mati dengan sisa tenaga seadanya korban berhasil melarikan diri untuk meminta pertolongan warga dan dilarikan ke rumah sakit.
Melihat korban tidak ada ditempat, lanjutnya, dengan santai tersangka menuju ke sungai untuk membersihkan diri.
Kemudian tersangka membawa kabur satu unit sepeda motor Yamaha Vega R Nopol BG 5290 DAA dan satu unit handphone Vivo milik korban menuju tempat kontrakan kakaknya di Jalan Perintis Kelurahan Pasar II Muara Enim.
Setelah itu, keluarga korban melaporkan kejadian tersebut, dan setelah menerima laporan langsung dilakukan pengeyelidikan.
Akhirnya diketahui tempat persembunyiannya ditempat kos-kosan kakaknya di kota Muara Enim.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/kabag-ops-kompol-willian-harbensyah-sik.jpg)