Jusman Tebas Rekan Kerja Hingga Nyaris Tewas, Tersangka Dikenakan Pasal Berlapis

Hal tersebut terungkap pada pengakuan tersangka pada saat press release yang digelar Polres Muara Enim di Mapolres Muara Enim, Senin (16/8/2021) lalu.

Penulis: Ardani Zuhri | Editor: bodok
SRIPOKU.COM/ari
Kabag Ops Kompol Willian Harbensyah SIk didampingi Kasat Reskrim AKP Widhi Andika Darma SIk SH menggelar ungkap kasus. 

SRIPOKU.COM, MUARA ENIM --- Karena kesal dan dendam, seorang pemuda bernama Jusman Abadi (18) warga Desa Tanjung Tiga, Kecamatan Semendo Darat Tengah (SDT), Kabupaten Muara Enim, nekat menebas rekan kerjanya Irpan Adi Saputra (18) hingga nyaris tewas dengan luka berat di sekujur tubuhnya.

Hal tersebut terungkap pada pengakuan tersangka pada saat press release yang digelar Polres Muara Enim di Mapolres Muara Enim, Senin (16/8/2021) lalu.

Menurut pengakuan tersangka, bahwa peristiwa kejadian itu terjadi, Rabu (11/8/2021) lalu, sekira pukul 11.00 dilokasi pondok kebun karet milik orang tua tersangka di Desa Lingga, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim.

Bahwa motifnya dirinya menaruh dendam dengan korban karena menurut tersangka korban selama bekerja menyadap karet sering terlihat malas-malasan.

Namun uang hasil penjualan karet mau.

Dan yang bertambah ia iri, korban meski malas-malasan tetapi terlihat banyak uang dan motor.

Atas hal tersebut timbul niatnya untuk melakukan perampokan kepada korban.

Sebelum ia membacoknya, lanjut tersangka ia melihat korban sedang membuat kopi di dalam pondok dan tersangka sedang mengasah sebilah parang.

Kemudian korban tiba-tiba menghentakan kakinya kelantai pondok sehingga tersangka merasa tersinggung atas perbuatan korban.

Lantas ia langsung naik kepondok mendekati korban langsung mengayunkan parang kearah korban.

"Aku idak tau keno mano bae, aku cuma ngapak bae," ujarnya seperti tanpa penyesalan.

Setelah korban terjatuh ke tanah karena mengalami luka berat disekujur tubuhnya, ia membuat lubang tak jauh dari pondok tujuannya untuk mengubur korban.

Tetapi pada saat ia membuat lubang ternyata tanpa sepengetahuannya korban berlari dan menyelamatkan diri.

Melihat hal tersebut ia langsung membersihkan badannya di sungai dan membawa kabur satu unit sepeda motor Yamaha Vega R Nopol BG 5290 DAA dan satu unit handphone Vivo milik korban menuju tempat kontrakan kakaknya di Jalan Perintis Kelurahan Pasar II Muara Enim.

Dan kemudian ia tertangkap di kontrakan kakaknya.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved